Fraksi PDIP Minta Pemerintah Jelaskan Sumber Pertumbuhan Ekonomi APBN 2026

JurnalPatroliNews – Jakarta – Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yang sebelumnya dipaparkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan beserta Nota Keuangan pada Jumat pekan lalu.

Dalam rapat paripurna DPR, anggota Fraksi PDIP Rio Dondokambey menegaskan partainya memberikan sejumlah catatan penting terhadap rancangan anggaran tersebut. Salah satunya terkait target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah sebesar 5,4 persen untuk tahun depan.

“Pemerintah perlu menjelaskan dari mana sumber pertumbuhan itu berasal, bagaimana memberi nilai tambah, dan apa dampaknya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Rio.

Ia juga menyoroti rencana transformasi yang disampaikan pemerintah, yang menurutnya harus dijelaskan secara rinci, termasuk tahapan implementasi. “Dengan begitu, akan terlihat perubahan nyata dalam struktur ekonomi, sosial, birokrasi, hingga peningkatan kemandirian rakyat,” tambahnya.

Tak hanya itu, PDIP juga meminta pemerintah bersama otoritas moneter memastikan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga. “Jika rupiah melemah, dampaknya bisa memperlebar defisit APBN,” tutup Rio.