JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan kembali komitmen teguh bangsa Indonesia dalam mendukung perjuangan dan masa depan rakyat Palestina.
Dalam audiensi bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di Masjid Istiqlal pada Senin, 5 Januari 2026, Menag menekankan bahwa dukungan Indonesia tidak akan pernah surut dan terus diperkuat melalui berbagai jalur strategis.
Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah perluasan akses pendidikan bagi generasi muda Palestina. Menag menjelaskan bahwa Indonesia melalui 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) siap menampung mahasiswa Palestina melalui program beasiswa.
Langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk membekali pemuda Palestina dengan pendidikan tinggi yang berkualitas sebagai bekal membangun peradaban di masa depan.
Tak hanya perguruan tinggi, Kementerian Agama juga mengungkapkan rencana pembangunan pesantren internasional di atas lahan seluas 25 hektare.
Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat penguatan pendidikan Islam moderat yang inklusif bagi pelajar mancanegara, termasuk Palestina. Di samping pendidikan, dukungan kemanusiaan juga terus mengalir melalui peran aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang secara konsisten menyalurkan bantuan logistik ke wilayah konflik.
Dalam kesempatan yang sama, Dubes Zuhair Al-Shun menyampaikan apresiasi yang mendalam sekaligus simpati atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh baru-baru ini.
Ia menilai Indonesia memiliki posisi moral yang sangat kuat di mata dunia, dan berharap dukungan diplomatik serta kemanusiaan dari Indonesia dapat terus menjadi pilar utama dalam mendorong terciptanya perdamaian abadi di Palestina.














