JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Melalui berbagai program strategis, pemerintah daerah berupaya meningkatkan daya saing puluhan ribu pelaku usaha lokal agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global.
Langkah penguatan ini mencakup pemberian pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akselerasi digitalisasi pemasaran, hingga penyediaan kemudahan akses pembiayaan.
Sektor UMKM dinilai memiliki peran krusial tidak hanya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, tetapi juga dalam membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan komitmennya untuk memastikan pemerintah hadir dalam setiap tahap perkembangan pelaku usaha.
Ia menargetkan UMKM di Tangsel tidak hanya sekadar bertahan, namun mampu tumbuh menjadi usaha yang naik kelas.
“UMKM adalah usaha mandiri kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah di Tangerang Selatan ini.
Oleh karena itu, pemerintah kota akan terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku UMKM agar mereka memiliki daya saing yang kuat,” ujar Benyamin saat memberikan keterangan di Tangerang Selatan, Senin (13/4).
Inovasi dan Fasilitas Pemerintah Benyamin juga mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang unik dan kompetitif.
Pemerintah Kota telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang promosi strategis hingga pusat pengembangan produk yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.
Menurutnya, potensi besar UMKM di Tangsel harus dikelola dengan baik agar dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata.
Penguatan Ekosistem Digital Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Bachtiar Priyambodo, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggencarkan pendekatan pemberdayaan berbasis teknologi.
Pemasaran digital menjadi fokus utama agar produk asli Tangsel mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
“Kami terus mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Fokus kami saat ini adalah pendampingan usaha dan fasilitasi pemasaran berbasis digital agar produk UMKM Tangsel mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelas Bachtiar.
Bachtiar juga menekankan bahwa terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan sinergi yang baik, Pemkot Tangsel optimistis sektor UMKM akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang mandiri dan inklusif.














