JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, memberikan pembekalan kepada 1.064 taruna dan siswa di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam arahannya, Djamari menegaskan bahwa institusi Polri harus mampu menjadi lembaga yang dicintai masyarakat. Karena itu, para calon perwira diminta membangun karakter, integritas, dan kepribadian yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
Menurutnya, menjadi perwira Polri bukan sekadar menjalankan profesi, melainkan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara yang harus dijalani sepanjang hidup.
“Pangkat ada waktunya, jabatan ada masanya, tetapi pengabdian kepada bangsa harus dilakukan sepanjang hidup,” ujar Djamari.
Ia menekankan bahwa tugas kepolisian membutuhkan mental kuat, semangat tinggi, dan kepribadian tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Djamari juga mengingatkan para taruna bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan keberagaman budaya dan karakter masyarakat yang berbeda di setiap daerah. Karena itu, para calon perwira diminta siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kalian harus siap ditugaskan di seluruh tanah air. Pengalaman tersebut akan memperkaya wawasan kebangsaan kita,” katanya.
Selain itu, Djamari menyoroti pentingnya kepemimpinan yang dekat dengan anggota. Menurutnya, seorang perwira tidak boleh menjaga jarak dengan anak buah, melainkan harus hadir bersama mereka dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Bersama-samalah kalian dengan anak buah dalam setiap tugas. Tempat terbaik seorang pimpinan adalah bersama anak buahnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, sikap menghargai dan menyayangi anggota menjadi kunci penting dalam membangun soliditas serta kepercayaan di lingkungan kepolisian.
“Sayangi anak buahmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan dengan baik oleh atasanmu,” pungkasnya.














