Jelang Tinggalkan Udayana, Piek Budyakto Titip Pesan Tegas kepada Pangdam Baru

JurnalPatroliNews | Denpasar – Pergantian kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan juga momentum untuk menjaga kesinambungan pengabdian dan meningkatkan capaian organisasi. Pesan itulah yang disampaikan Mayjen TNI Piek Budyakto saat berpamitan dengan jajaran Kodam IX/Udayana sebelum mengemban tugas baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Dalam pengarahan yang berlangsung di GOR Yudomo, Denpasar, Selasa (20/10/2026), Piek menyampaikan apresiasi sekaligus pesan kepada para Komandan dan Kepala Satuan (Dan/Ka Sat) serta seluruh personel Kodam IX/Udayana wilayah Denpasar. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat utama Kodam IX/Udayana.

Di hadapan jajaran prajurit dan aparatur sipil negara (ASN), Piek menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan tugas di tengah dinamika organisasi dan tantangan pengabdian yang terus berkembang.

Ia menjelaskan, validasi organisasi Kodam merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Penataan tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi jarak tempuh operasional, sehingga diharapkan mampu mempercepat respons satuan terhadap berbagai perkembangan situasi di wilayah tanggung jawabnya.

Piek turut memberikan apresiasi atas berbagai capaian Kodam IX/Udayana, mulai dari dukungan terhadap kegiatan berskala internasional hingga keterlibatan dalam penanganan bencana alam. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya kesiapan, koordinasi, dan soliditas seluruh personel dalam menjalankan tugas.

Ia juga menyampaikan bahwa proses alih komando dan pengendalian telah dilaksanakan sebagai bagian dari kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Kodam IX/Udayana.

Piek: Prestasi yang Baik Harus Dipertahankan

Salah satu pesan utama yang disampaikan Piek dalam kesempatan tersebut ditujukan kepada Pangdam IX/Udayana yang baru, Mayjen TNI Putra Widiastawa. Ia berharap kepemimpinan berikutnya mampu mempertahankan berbagai keberhasilan yang telah dirintis, sekaligus melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

Piek menilai Kodam IX/Udayana merupakan satuan yang memiliki banyak prestasi dan layak untuk terus dikembangkan. Karena itu, pergantian pucuk pimpinan hendaknya tidak menjadi alasan untuk menghentikan program maupun capaian positif yang telah berjalan.

“Saya sampaikan kepada pengganti saya bahwa Kodam ini adalah satuan luar biasa dan banyak prestasinya. Siapa pun Panglimanya, kita harus bisa menyesuaikan, apa yang baik agar dilanjutkan dan yang kurang baik agar dibuang sejauh-jauhnya,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kesinambungan program, evaluasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja organisasi. Dengan demikian, kepemimpinan baru diharapkan dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan peningkatan sesuai kebutuhan tugas.

Apresiasi untuk Prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana

Dalam suasana penuh keakraban, Piek menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel atas dukungan dan kerja sama selama dirinya memimpin Kodam IX/Udayana. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun perilaku yang menyinggung perasaan anggota.

Menjelang akhir masa kepemimpinannya di Pulau Dewata, ia mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana untuk tetap menjaga soliditas, mempertahankan prestasi, serta memberikan dukungan penuh kepada Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Pangdam yang baru.

Menurut Piek, keberhasilan satuan tidak hanya ditentukan oleh sosok pemimpinnya, tetapi juga oleh komitmen, disiplin, dan profesionalisme seluruh personel dalam melaksanakan tanggung jawab masing-masing.

Pengarahan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Piek Budyakto di Kodam IX/Udayana. Selanjutnya, ia akan melanjutkan pengabdian di Jawa Timur dengan mengemban amanah sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja organisasi, menjaga tradisi prestasi, dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Komentar

Berita Lainnya