Fakultas Kehutanan UGM Ungkap Sejumlah Satwa Terancam Punah di Alam Liar

  • Whatsapp
Ilustrasi Orang Utan. (Dok. Antara)

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Namun lambat laun keberadaan satwa mengkhawatirkan dengan beberapa spesies hewan dinyatakan hampir punah.

Kepala Departemen Keilmuan Forestation Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Restia Cahyani mengatakan, sejumlah hewan langka di Indonesia terancam punah keberadaannya karena populasi yang mengalami penurunan setiap tahun.

BACA JUGA :

“Saya kasih contoh satwa yang hampir punah ialah Harimau Jawa, Trenggiling, Banteng dan Orang Utan Sumatera,” kata Restia Cahyani dalam diskusi daring bertajuk Raising Awareness on Endangered Animals In Indonesia yang digelar Elpala SMAN 68 Jakarta, Sabtu (22/5).

Status Harimau Jawa atau Panthera tigris sondaica telah dinyatakan punah. Restia Cahyani menuturkan bahwa harimau di Indonesia ada tiga jenis. Dari keluarga kucing besar tersebut hanya tinggal satu jenis yang masih hidup.

“Sayangnya dari tiga itu hanya tinggal satu yang masih hidup sampai sekarang yaitu Harimau Sumatera sedangkan Harimau Jawa dan Bali sudah benar-benar tidak ada,” tuturnya.

Terlebih, The Union for Conservation of Nature (IUCN) dalam situs resminya menyatakan Harimau Jawa telah punah sejak tahun 70-an. Juga dikuatkan dengan klaim World Wildlife Fund (WWF) pada 1996 yang menyatakan hewan ini punah.

Adapun, penyebab utama kepunahan adalah perburuan, kehilangan hutan sebagai habitat dan kehilangan mangsa.

“Harimau Jawa ditemukan terakhir pada 1970 sedangkan Harimau Bali ditemukan terakhir tahun 1930-an,” beber mahasiswi UGM semester 6 tersebut.

Selain itu, status hewan terancam punah ialah Banteng dan Trenggiling. Artinya, status spesies tersebut hanya bisa ditemukan di penangkaran dan sudah tidak ada di alam liar.

“Yang kedua, hewan terancam punah Banteng, terancam punah dalam waktu dekat. Banteng ini masih bisa ditemukan di kawasan konservasi, populasinya di alam sudah berkurang,” kata Restia Cahyani.

Orang Utan termasuk spesies yang berada dalam kondisi sangat rawan punah. Ada tiga jenis Orang Utan di dunia yang semuanya berasal dari Indonesia yaitu Orang Utan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis), Orang Utan Sumatera (Pongo Abelii) dan Orang Utan Kalimantan/Borneo (Pongo Pygmaeus).

IUCN memberi label CR (Critically Endangered) kepada ketiga spesies tersebut karena populasi cenderung mengalami penurunan di alam liar.

“Kemudian ada Orang Utan Sumatera hampir punah. Orang Utan termasuk salah satu kera terbesar di dunia. Ada empat jenis kera terbesar, diantaranya ada gorila, orang utan, simpanse dan bonoo di Afrika,” jelas Restia Cahyani.

(askara)

Pos terkait