JPNews

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan apresiasi atas pencapaian kinerja dan program – program Kementerian Pertahanan yang telah dicapai hingga akhir tahun 2018.

Apresiasi tersebut disampaikan Menhan dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemhan Dr. Anne Kusmayati, M.Sc., pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-70 dan Peringatan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018, Rabu (19/12) di kantor Kemhan, Jakarta.

“Pada upacara bulanan yang terakhir di tahun 2018 ini, sekali lahi kita patut bersyukur atas segala pencapaian dan prestasi yang kita raih bersama di Kemhan ini. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kita bersama”, ungkap Menhan dalam sambutan tertulisnya.

Lebih lanjut Menhan mengungkapkan beberapa capaian – capaian program Kemhan dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla yang meliputi, pencapaian di bidang program Membangun TNI yang Profesional, Program Pengamanan Perbatasan, Program ikut serta mewujudkan perdamaian dunia, program membangun industri pertahanan dalam negeri yang kuat, mandiri dan berdaya saing, sampai dengan pencapaian Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Selain itu, pada bulan November yang lalu Kemhan juga telah sukses menyelenggarakan pameran industri pertahanan terbesar se-Asia Tenggara “Indo Defence Expo & Forum 2018”. Belum lama ini, Kemhan juga meraih Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 kategori Kementerian dari Ombudsman RI.

Lebih lanjut Menhan membeberkan beberapa pencapaian tersebut, dalam Program Membangun TNI Yang Profesional, pemenuhan kekuatan pokok minimum (MEF), hingga tahun 2018 mencapai 61,8%. TNI juga telah dilengkapi dengan berbagai jenis Alutsista terbaru untuk semua matra. Selain itu, dalam kesejahteraan prajurit, telah
dibangun 241.441 unit rumah negara untuk prajurit.

Dalam hal Program Pengamanan Perbatasan, Kemhan telah membangun Jalan Inspeksi dan Patroli Perbatasan (JIPP) dan Jalan Administrasi (JA) di Kalimantan sepanjang 999,5 km. Untuk sarana dan prasarana perbatasan darat sudah dilengkapi dengan 6 Pospamtas, Border Sign Post (BSP), dan Pilar Perbatasan.

Untuk Program Ikut Serta Mewujudkan Perdamaian Dunia, Kemhan telah mengambil langkah dan inisiatif melalui penguatan kerjasama 6 negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei dan Thailand) yaitu kerjasama Our Eyes. Sampai dengan tahun 2018 ini, kita telah mengirimkan 3.774 orang Pasukan Perdamaian Dunia PBB.

Sedangkan dalam Program Membangun Industri Pertahanan Dalam Negeri Yang Kuat, Mandiri dan Berdaya Saing, sebagian produk Alutsista dalam negeri telah memiliki kualitas dan perfomance yang handal dan prima. Beberapa Alutsista baru telah memperkuat jajaran TNI, baik TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Sementara terakhir Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), hingga tahun 2018 telah terbentuk 83,4 juta orang kader Bela Negara dari target 100 juta pada akhir Tahun 2024. Antusiasme masyarakat dalam kegiatan bela negara sangat tinggi dan ini menjadi tantangan bagi Kemhan untuk meningkatkan perangkat pendukung pembinaan bela negara tersebut. (Rdk)



 


KOMENTAR