JPNews
Rabu, 13 Maret 2019 17:31 WIB

BELA NEGARA

Kementrian Pertahanan Intensif Bersinergi Dengan Komisi I DPR RI untuk Gelar Sosialisasi Bela Negara di DKI Jakarta

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
 Kementrian Pertahanan Intensif Bersinergi Dengan Komisi I DPR RI  untuk Gelar Sosialisasi Bela Negara di DKI Jakarta Foto : Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Efendi Simbolon dan Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Brigjen TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., saat memberikan plakat cindramata sosialisai Bela Negara dari Kemhan RI
JurnalPatroliNews - Bela Negara,-- Membangun sikap mental dan perilaku warga negara yang memiliki kesadaran bela negara menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa ditunda dalam menghadapi dinamika ancaman nyata yang bersifat multidimensional saat ini. Itulah sepenggal kalimat yang sampaikan Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Brigjen TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos. pada saat memberikan pembekalan Bela Negara kepada masyarakat DKI Jakarta di The Media Hotel Jakarta pada Hari Senin (11 /3/19)
 
Kegiatan Sosialisasi Bela Negara yang digelar tanggal 11 dan 12 Maret 2019 ini dihadiri pula tokoh-tokoh politisi senayan berpengaruh di Komisi I DPR RI yaitu Dr. Efendi Simbolon pada hari pertama dan Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah Tanjung pada hari kedua yang turut membekali peserta dengan materi Empat Konsensus Berbangsa Bernegara. 
 
Antusiasme para tokoh masyarakat dan pemuda yang menjadi peserta dalam mengikuti Sosialisasi Bela Negara ini terlihat mulai kehadiran maupun saat diskusi yang sangat aktif serta merasakan pentingnya kesadaran bela negara ini bagi seluruh rakyat Indonesia.
 
Pentingnya membela negara semakin terasa manakala kita berada di luar negeri sebagai representasi bangsa Indonesia.
 
Itulah sebagian testimoni peserta yang berasal dari kalangan milenial. Selanjutnya sebagai ekpresi pentingnya bela negara, peserta juga ada yang secara diam-diam menciptakan puisi dan membacanya di akhir sesi pembekalan materi bela negara.
 
Dalam rangkaian Sosialisasi Bela Negara, peserta yang berasal dari para tokoh masyarakat dan pemuda ini juga mendapatkan pembekalan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dari BNN  serta materi 'Ancaman Hoax' terhadap keutuhan bangsa dari Dinas Kominfo Provinsi DKI. (GTI)
 
 
 


KOMENTAR