JPNews

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja mewakili Menhan RI menerima kunjungan kehormatan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Korea Selatan H.E. Suh Choo Suk, Rabu (12/12), di kantor Kemhan Jakarta. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dengan harapan dapat mempererat hubungan kedua negara khususnya di bidang pertahanan.

Hubungan Indonesia dan Korsel telah terjalin cukup lama dalam berbagai bidang baik secara kenegaraan, kelembagaan maupun perorangan atau people to people. Seiring berjalannya kerjasama kedua negara, dimungkinkan terdapat hal-hal yang kurang berjalan sesuai dengan harapan. Untuk itu dalam kesempatan ini, Sekjen berharap pertemuan hari ini dapat memberikan solusi atas berbagai hambatan dan permasalahan yang ada.

Lebih lanjut Sekjen Kemhan mengatakan bahwa komitmen kerjasama perlu diperkuat dengan pemahaman yang sama antara kedua negara. Sehingga diharapkan dengan adanya komitmen yang sama dapat semakin memperkuat kerjasama pertahanan kedua negara.

Menanggapi hal tersebut, Wamenhan Korsel mengatakan bahwa pada bulan November tahun lalu kedua kepala negara telah menandatangani visi bersama. Dan pada September lalu juga Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Korsel dan melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Korsel.

Kedua kepala negara sepakat untuk memperkuat hubungan kerjasama pertahanan kedua negara dengan menitikberatkan pada kerjasama two plus dialogue di bidang diplomasi dan pertahanan. Pemerintah Korsel melalui Wamenhan berharap semoga pertemuan kali ini dapat diteruskan dan ditindaklanjuti dengan membicarakan berbagai kebijakan pertahanan.

Wamenhan Korsel mengatakan bahwa sejak tahun 2012 Indonesia dan Korsel telah sukses mengadakan pertemuan melalui komite kerjasama di bidang industri pertahanan. Untuk lebih membuahkan hasil yang nyata, Wamenhan Korsel mengusulkan untuk membentuk komite kebijakan pertahanan di tingkat pelaksana dengan menjaga prinsip saling menguntungkan.

Sebagai langkah awal, lanjut Wamenhan Korsel, dapat diadakan pertemuan di tingkat pejabat eselon II atau tingkat direktur melalui forum two plus two, yang dapat dihadiri Kementerian Luar Negeri kedua negara. Dilanjutkan dengan pertemuan atau dialog strategis antara Wamenhan Korea dengan Sekjen Kemhan RI. (Rdk)

 


KOMENTAR