Sabtu, 21 Desember 2019 08:32 WIB

BELA NEGARA

Upacara Hari Bela Negara Ke-71 dan Hari Ibu Ke-91 Tahun 2019

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Upacara Hari Bela Negara Ke-71 dan Hari Ibu Ke-91 Tahun 2019 Foto : Ist

JurnalPatroliNews - Jakarta – Segenap Pegawai dan Pejabat di Lingkungan Kementerian Pertahanan mengikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-71 Tahun 2019 sekaligus Peringatan Hari Ibu Ke-91 Tahun 2019, Kamis (19/12) di kantor Kemhan, Jakarta. Bertindak menjadi Inspektur Upacara (Irup) Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemhan Dr. Anne Kusmayati, M. Sc.

Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji, S.A.P., M.A. menyampaikan bahwa melalui peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk senantiasa menjaga nilai-nilai kesadaran Bela Negara sejak dini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Hari ini tanggal 19 Desember 2019, kita memperingati Hari Bela Negara yang dilaksanakan secara serentak di seluruh pelosok tanah air. Bela Negara merupakan sikap yang penting untuk ditanamkan kepada seluruh warga negara dalam membangun daya tangkal bangsa. Bela Negara dapat diaktualisasikan oleh setiap warga negara sesuai peran dan profesi masing-masing”, ungkap Sekjen.

Lebih lanjut Sekjen mengatakan, Kemhan telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). Kegiatan PKBN merupakan salah satu upaya dari revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa. Pembinaan kesadaran bela negara dilakukan di lingkup pendidikan, masyarakat dan pekerjaan.

Hal tersebut sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden RI yaitu membangun sumber daya manusia unggul untuk mewujudkan indonesia yang maju. Peran sumber daya manusia unggul menjadi faktor yang sangat penting dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Oleh karena itu, peringatan hari Bela Negara mengajak semua warga negara untuk terus membangun jati diri bangsa yang memiliki skill, knowledge and attitude yang baik sebagai suatu karakteristik sumber daya manusia unggul.

Sementara itu berkaitan dengan peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan pertama kali pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapatdipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa indonesia.

Tema nasional peringatan Hari Ibu ke-91 tahun 2019 ini adalah “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”. Menurut Sekjen, tema ini mengajak segenap warga Kemhan untuk saling bersinergi sesuai perannya masing-masing dalam membangun ketahanan keluarga.

“Peringatan Hari Ibu Ke-91 tahun 2019 ini, dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan Indonesia termasuk Kemhan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan berkualitas serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan (agent of change), sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa”, jelas Sekjen.

Bersamaan dengan pelaksanaan upacara tersebut, Kemhan melepas 20 orang pegawai yang akan memasuki masa purna tugas, terdiri dari 10 orang TNI dan 10 orang PNS. Atas nama Keluarga Besar Sekjen Kemhan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya, serta terima kasih atas dharma baktinya bagi perkembangan dan kemajuan Kemhan.


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028