Anggap Moskow Sebagai Ancaman, Negara Baltik Minta NATO Siagakan 20.000 Tentara Untuk Mereka

Foto: Roni Rekomaa/Bloomberg News

JurnalPatroliNews – Latvia,- Negara-negara Baltik (Baltic State), Latvia, Lithuania, dan Estonia, secara aktif meminta kehadiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), lebih ditingkatkan di Eropa Timur, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

Mengutip Proposal bersama oleh tiga Negara tersebut, yang dilaporkan Washington Post, pada Selasa (17/5/22) lalu, mengatakan, Pasukan seukuran Divisi (sekitar 20.000 tentara), harus disiagakan, untuk dikerahkan dengan cepat ke Negara mana pun jika muncul ancaman.

Bacaan Lainnya

Baltic State mengutip potensi ancaman dari Moskow, sebagai alasan untuk penumpukan Tentara.

“Rusia dapat dengan cepat mengumpulkan pasukan Militer, melawan perbatasan timur NATO, dan menghadapi Aliansi, dengan perang singkat dan fait accompli,” tulis dokumen itu.

“Agresi Militer langsung Rusia, terhadap sekutu NATO, tidak dapat dikecualikan,” tambah dokumen itu.

Proposal tersebut melibatkan peningkatan kehadiran blok Militer di masing-masing dari tiga negara menjadi 6.000 Tentara, naik dari 2.000 Tentara yang ditempatkan di sana, sebelum dimulainya operasi Militer Rusia di Ukraina, pada Februari lalu. Ribuan pasukan tambahan, termasuk unit-unit pendukung, yang akan memberikan pertahanan udara, dan bentuk-bentuk perlindungan lainnya, harus disiagakan di tempat lain, untuk membantu Negara-negara tersebut jika terjadi krisis.

Masing-masing Negara Baltik, juga akan memiliki peralatan militer NATO yang cukup untuk 20.000 divisi pasukan penuh, jika blok Militer menyetujui rencana tersebut.

Pos terkait