Anggota Dewan Kota Teheran Memperingatkan ‘Bencana Lebih Buruk Daripada Beirut’ Mengancam Ibu Kota Iran

  • Whatsapp

Jurnalpatrolinews – Teheran : Seorang anggota Dewan Kota Teheran pada hari Kamis mengatakan depo minyak di utara ibukota Teheran dapat menyebabkan bencana yang lebih buruk daripada ledakan di Beirut.

Dalam sebuah posting Instagram pada hari Kamis, Majid Farahani mengatakan pelajaran harus dipelajari dari ledakan bahan kimia yang disimpan secara sembarangan di Beirut pada hari Selasa.

Bacaan Lainnya

Ledakan bahan kimia yang disimpan secara tidak aman yang menewaskan sedikitnya 137 dan melukai ribuan lainnya menyebabkan kehancuran besar-besaran di ibu kota Lebanon. Farahani memperingatkan tentang penyimpanan serupa bahan kimia yang sangat mudah terbakar di fasilitas penyimpanan di berbagai pelabuhan dan di kota-kota di seluruh negeri.

Anggota dewan Kota Teheran memperingatkan khususnya tentang depot minyak di Shahran di barat laut ibu kota dan menunjukkan bahwa fasilitas itu terletak di garis patahan seismik. Dia menyebut fasilitas itu sebagai “bom hidrogen” yang mengancam kehidupan warga setiap hari.

Fasilitas Shahran dibangun pada tahun 1974 di luar batas kota tetapi daerah tersebut telah dikembangkan menjadi daerah pemukiman padat penduduk dalam dua puluh tahun terakhir.

Depo dengan tangki besar berada tepat di tengah kawasan permukiman dan masing-masing sekitar 300 kapal tanker berkapasitas 30.000 liter menyalurkan bahan bakar dari depo tersebut melalui jalan-jalan permukiman untuk sampai ke jalan raya, ucapnya. Lima belas tahun terakhir beberapa kapal tanker bahan bakar mengalami kecelakaan yang menyebabkan kepanikan warga.

Menurut Farahani, kecelakaan yang hanya melibatkan satu kapal tanker atau kendaraan pengiriman selama pemuatan bahan bakar dapat menyebabkan kebakaran yang dapat menyalakan semua tangki penyimpanan satu demi satu dan menyebabkan “bencana yang lebih besar daripada Beirut di Teheran”.

“Shahran menghadapi bahaya 300 kali sehari dan tidak ada yang memperhatikan,” ia memperingatkan dan mengatakan menghapus fasilitas penyimpanan bahan kimia seperti depo minyak di Shahran harus dianggap sebagai permintaan dan prioritas nasional sekarang.

Pos terkait