“Baktiseraga Bersih” Setelah Miliki Tempat Pengolahan Sampah 3R

  • Whatsapp

JurnalPatroliNews – Buleleng – Setelah lama diidam-idamkan oleh masyarakat, Desa Baktiseraga akhirnya memiliki fasilitas pengolahan sampah yang mumpuni, yaitu Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) “Baktiseraga Bersih”.

Fasilitas yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Perbekel Baktiseraga itu didirikan dengan tujuan membuat penanganan sampah dapat tersistem dengan baik, sehingga kualitas lingkungan hidup di Desa Baktiseraga pun akan jauh meningkat.

Hadir untuk meresmikan TPS 3R Baktiseraga Bersih pada Senin (19/10), Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di hadapan masyarakat mengaku turut bersyukur fasilitas yang diimpikan masyarakat Baktiseraga itu dapat terwujud.

Untuk itu, Ia meminta kepada Perbekel Baktiseraga untuk bersama masyarakat agar memanfaatkan dengan baik fasilitas itu. Karena, menurutnya, ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk membenahi permasalahan sampah yang kerap menggunung, terutama setiap hari raya.

Selain bagi Desa Baktiseraga sendiri, menurut Bupati yang akrab disapa PAS itu, keberhasilan TPS 3R Baktiseraga Bersih akan menjadi contoh agar dapat diterapkan juga di desa lainnya di Kabupaten Buleleng.

Karena, selain di sini, pihaknya juga mengajukan 9 desa lain untuk didirikan TPS 3R juga kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI).

“Pak Mekel harus mengadakan evaluasi setiap bulan, seperti apa strateginya, edukasi kepada masyarakat. Kalau ini berhasil kan jadi contoh di tempat lain,” ujar tegas PAS.

Sejalan dengan permintaan Bupati PAS, Perbekel Baktiseraga Gusti Putu Armada mengatakan, akan memanfaatkan dengan baik fasilitas TPS 3R yang telah dibangun, tentunya dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Desa Baktiseraga.

Ia mengaku bersyukur dengan adanya TPS 3R Baktiseraga Bersih, tentunya akan jauh meningkatkan kinerja penanganan sampah di Desa Baktiseraga.

Hal itu, karena menurutnya, volume sampah yang dihasilkan oleh Desa Baktiseraga per harinya cukup tinggi. Secara hitungan kasar bisa mencapai 2 truk per hari, sehingga kerap menimbulkan masalah lingkungan, seperti bau tidak sedap.

“Itupun jauh lebih banyak jika hari raya, bisa lebih dari itu,” imbuh Armada

Untuk itu, Armada optimis ke depannya penanganan sampah di Desa Baktiseraga dapat meningkat jauh lebih baik dari sebelumnya.

Sementara itu, I Wayan Andi Suryantara selaku PPK Penyehatan Lingkungan Permukiman Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali Kementerian PUPR RI mengatakan, ke depan pihaknya akan membangun lebih banyak lagi TPS 3R di Kabupaten Buleleng.

Namun, pihaknya akan mengevaluasi beberapa aspek untuk menilai kesiapan Desa dalam mengoperasikan TPS 3R terutama dari kesiapan masyarakat itu sendiri.

Dengan dibangunnya TPS 3R Baktiseraga Bersih, Ia berharap fasilitas itu dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Desa Baktiseraga.

(TiR).-

Pos terkait