BUJT Bakal Jual Salah Satu Tol Terpanjang di RI ke Investor

Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

JurnalPatroliNews – Jakarta,- PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemegang konsesi jalan tol Trans Sumatera berencana menjual lima ruas jalan tolnya, salah satunya adalah tol terpanjang di Indonesia. Hal ini dikonfirmasi oleh EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Tjahjo Purnomo.

“Benar pada kita mau melakukan asset recycling pada ruas tol Trans Sumatera yang telah beroperasi,” katanya kepada rekan media, Selasa (25/1/2022).

Bacaan Lainnya

Lima tol Trans Sumatera itu adalah Medan – Binjai (17 km), Pekanbaru – Dumai (132 km), tol Palembang Indralaya (22 km), Bakauheni – Terbanggi Besar (141 km) dan tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km).

Untuk diketahui tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung atau yang dikenal dengan Terpeka (189 km) merupakan tol terpanjang yang saat ini dimiliki Indonesia.
Namun Tjahjo menjelaskan saat ini masih dalam tahapan penjajakan sehingga belum ada nilai penjualan maupun proses transaksi dari proses itu. Yang jelas, asset recycling ini untuk memperbaiki keuangan perusahaan karena penugasan pembangunan Jalan tol Trans Sumatera (JTTS).

“Asset Recycling pada lima ruas tol ini sebagai salah satu alternatif pembiayaan untuk membangun ruas tol JTTS lainnya,” jelasnya.

Dimana menurut Tjahjo HK menggunakan pinjaman sebagai sumber pembiayaan pembangunan JTTS. Sehingga penjualan aset ini akan digunakan untuk membayar utang dan bunga atas pembangunan ruas tol Trans Sumatera yang telah beroperasi tersebut.

Selain itu uang yang dihasilkan penjualan lima ruas tol itu, juga akan digunakan untuk melakukan penyelesaian pembangunan ruas tol JTTS lainnya.

Sebagai informasi, pada 2022 ini HK menargetkan beberapa ruas tol trans Sumatera beroperasi. Seperti tol Binjai – Stabat (12,3 km), Bengkulu – Taba Penanjung (17,6 km), Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km), tol Sigli – Banda Aceh seksi 2 sepanjang (6km).

Pos terkait