14 dibaca,  1 dibaca hari ini

JurnalPatroliNews – Manado,–  Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong bersama Balai Konservasi Taman laut Nasional Bunaken melakukan pelepasan tukik (bayi penyu) di Pantai Tanjung Parigi, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Senin (22/6/2020).

Setidaknya, dalam agenda tersebut, ada 50 tukik yang dilepaskan kembali ke habitatnya.

Brigjen TNI Prince Meyer Putong mengatakan, pelepasan tukik merupakan wujud dari pelestarian penyu yang kini termasuk dalam biota laut yang dilindungi karena terancam punah.

“Ini juga merupakan salah satu cara untuk melestarikan biota laut yang ads di Taman Nasional Bunaken. Apalagi, penyu merupakan satwa yang memiliki peran penting dalam ekosistem laut. Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BKSDA Taman Nasional Bunaken yang selalu memperhatikan dan memelihara ekosistem biota laut di Taman Nasional Pulau Bunaken,” ujar Prince Putong.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Taman Laut Nasional Bunaken Farianna Prabandari S.Hut, M.Si mengatakan, banyak hal yang telah satwa ini berikan pada alam, salah satunya menjaga keseimbangan ketersediaan nutrisi pada habitat satwa perairan laut.

“Ketersediaan tersebut merupakan indikator kesehatan lingkungan pesisir dan berperan dalam mengatur makan bagi ikan karang. Oleh karena itu pelestarian penyu ini harus dilakukan agar habitat penyu tetap terjaga,” kata Farianna.

Itu sebabnya, Brigjen TNI Prince Meyer Putong menghimbau masyarakat, baik yang ada di sekitar Pulau Bunaken maupun Manado pada umumnya untuk turut membantu upaya pelestarian penyu.

“Mari kita sama-sama menjaga kelestarian biota laut penyu, termasuk di Pantai Tanjung Parigi ini,” ucap Prince Meyer Putong.

Selanjutnya, Danrem 131/Santiago bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan Kantor Koramil di wilayah pantai Pangalisang, Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan lahan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Brigjen TNI Prince menyampaikan, rencana pembangunan Koramil akan segera direalisasikan sehingga secepatnya masyarakat Kepulauan Bunaken sudah bisa bekerja sama dengan Koramil untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Saya pun mengajak masyarakat untuk mau bekerjasama dalam merealisasikan pembangunan Koramil serta yang paling utama adalah masyarakat mau menerima keberadaan Kantor Koramil tersebut,” pungkas Danrem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Christian F. Noel Tanjong, Kasiopsrem 131/Santiago Kolonel Inf Akatoto, Pasikomsosrem 131/Santiago Mayor Inf J.Lotulung, Pasilogrem 131/Santiago Mayor Inf Frangky K, Plh Danramil 1309-01 Tuminting Lettu Inf Hariwiyanto, Kepala Seksi 2 Balai Taman Nasional Laut Bunaken Hengki Rundengan dan Koordinator POLHUT Balai Taman Nasional Bunaken Engelin Pomanto.

Dalam melaksanakan pelepasan tukik penyu maupun peninjauan lokasi Kantor Koramil, Danrem 131/Santiago dan rombongan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sambil mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan anjuran pemerintah demi menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

(***/srisurya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *