Jadi Penentu Milan Taklukkan Inter, Ibra: Tak Ada yang Bisa Hentikan Saya

  • Whatsapp
Striker Milan, Zlatan Ibrahimovic, merayakan gol dakam partai derbi melawan Inter.

JurnalPatroliNews – Milan, Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic, mengungkapkan kesannya menjadi pahlawan kemenangan timnya dalam partai derbi melawan Inter, Sabtu (17/10/2020). Dia mengaku lapar kemenangan setelah dua pekan dikarantina. “Tak ada yang bisa menghentikan saya,” papar Ibra.

Pemain berusia 39 tahun itu kembali bermain setelah sempat divonis terkena Covid-19. Dia menceak dua gol dalam dan membawa Milan menang 2-1 dalam laga yang juga disebut Derby della Madonnina.

“AC Milan belum memenangkan derbi dalam empat tahun. Saya terjebak di rumah selama dua minggu, jadi saya lapar kemenangan dan itu terlihat,” kata Ibrahimovic kepada Sky Sport Italia.

“Saya kehilangan indra perasa saya sedikit, tapi saya melakukan swab setiap tiga hari dan tidak ada yang akan menghentikan saya untuk tampil dalam derbi.”

Ibra menjadi algojo penalti. Namun bola tendangannya ditepis kiper Samir Handanovic. Bola pantulan itulah yang kemudian diubahnya menjadi gol pertama Milan.

“Saya kecewa karena penalti diselamatkan, tetapi yang terpenting adalah tim menang. Saya yang tertua di tim. Saya merasakan banyak tanggung jawab dan saya suka perasaan itu, karena mereka semua mengikuti jejak saya dan lapar untuk menang,” tambah pemain asal Swedia ini.

Ibra ditanya apakah dia kagum dengan penampilannya sendiri, tapi tentu saja jawabannya tidak.

“Saya tahu level saya. Setelah cedera, saya pergi ke Amerika untuk merasa hidup. Saya memberi tahu Jose Mourinho di Manchester United bahwa saya belum siap dan tidak ingin mengecewakan, jadi saya pergi ke Amerika,” papar pemain yang pernah membela Juventus, Milan, Inter, Manchester United, dan PSG ini.

“Mino Raiola (agen Ibra) menyuruh saya kembali ke Eropa. Mereka mengatakan kepada saya bahwa Milan membutuhkan saya, jadi saya datang. Saya merasa seperti pemain yang lebih lengkap sekarang dibandingkan 10 tahun yang lalu. Jika saya memiliki tingkat kebugaran yang saya lakukan 10 tahun lalu, tidak ada yang akan menghentikan saya. Pikiran Anda, mereka juga tidak bisa menghentikan saya sekarang,” ungkapnya.

“Saya berlatih keras, saya bermain dengan pengalaman dan rekan tim yang siap membantu. Saya tidak akan menerima mereka melepaskan kaki mereka dari gas, dalam latihan atau dalam pertandingan. Kami harus selalu berlatih dengan 200 persen. ”

Setelah awal musim yang sempurna, bisakah Milan memenangkan Scudetto?

“Kami mengambilnya satu per satu,” lanjut Zlatan. “Saat saya tiba, tujuannya adalah lolos ke Eropa dan kami berhasil. Saya pikir scudetto adalah sebuah kemungkinan, karena jika Anda percaya, maka Anda bisa meraih apapun. Tapi jalannya masih panjang. ”

(bs)

Pos terkait