Kembangkan Taman Wisata Alam, Bupati Buleleng Sosialisasikan Revitalisasi Master Plan Danau Buyan

JurnalPatroliNews – Buleleng : Pengembangan kawasan Danau Buyan dan sekitarnya agar dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dan daerah terus dilakukan.

Tahap sosialisasi, terkait revitalisasi penataan Danau Buyan sudah dilakukan beberapa hari lalu di Desa Pancasari.

Bacaan Lainnya

Sementara di ruang rapat Lobby Kantor Bupati, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST kembali melaksanakan sosialisasi dengan Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa bersama rekan-rekan Media Cetak dan Elektronik, Camat Sukasada serta instansi terkait dengan pemapar dari Konsultan PT. Kencana Adhi Karma, yakni Putu Andri Wicaksana Putra, Rabu,(19/08).

Dalam kesempatan itu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan, pengembangan Danau Beratan yang ada di Kabupaten Tabanan sangat banyak memberikan kontribusi kepada daerahnya, sementara Buleleng memiliki 2 kawasan wisata alam Danau Buyan dan Tamblingan belum digarap secara optimal. Terkait itu, ada 3 konsep penataan Danau Buyan dan Tamblingan.

Pertama, adalah pengelolaan tangkapan air hujan yang sudah bersih, kedua fungsi pemberdayaan masyarakat, ketiga menjaga keberlangsungan danau dari sisi lingkungan.

”Penataan ini tujuannya agar memberikan manfaat, pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan Desa Adat Pancasari khususnya dan PAD Pemkab Buleleng,” jelasnya.

Lebih jauh terkait penataan aset-aset tanah Bupati PAS akan menugaskan BPKAD untuk menata aset-aset masyarakat yang akan di breakdown dan disimulasikan dengan pola kemitraannya milik pemerintah agar dapat memberikan pemberdayaan dan kontribusi terhadap daerah.

”Saya akan bicara dengan pemegang kewenangan secara lebih detail yaitu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Provinsi Bali dan KSDA terkait land use planning. Teman – teman DPRD agar mendukung juga penataan kawasan ini,” imbuhnya.

Terkait konsep dan teknis penataan kawasan Danau Buyan, Putu Andri sebagai leader arsitektur dari PT. Kencana Adhi Karma memaparkan potensi Danau Buyan sangat bagus sekali untuk dikembangkan. Ada 3 konsep pengembangan pariwisata disana yaitu mass tourism, thematic tourism dan special interest tourism. Pihak konsultan hanya menfasiltasi dan menyediakan apa yang belum ada.

”Jujur saja dalam penatatan kawasan Danau Buyan tidak terlalu mengalami kesulitan karena potensinya banyak dan sadar wisata masyarakatnya sangat luar biasa,” paparnya.

Lebih lanjut papar Andri menyampaikan kondisi Danau Buyan sangat mendukung untuk pengembangan pariwisata, pintu masuk kawasan ini dibagi menjadi 2, yaitu kawasan utara tepatnya jalan menuju Pura Ulun Danau Buyan dan kawasan selatan tepatnya di Pasar Desa Pancasari.

Akan ada 4 area dalam penataan 2 kawasan Danau Buyan yang berisi wisata rumah pohon, jogging track, shoping area, strobery house, camping ground, outbound, caravan mobil camp, area petik strobery, kebun bunga, rental space untuk acara-acara kantor .

”Terlebih danau Buyan tidak terintervensi dengan kegiatan mesin, seperti boat bisa menjaga privasi dan kwalitas baku mutu air dan juga akan dibangun instalasi pengelolaan air limbah (IPAL),” jelasnya.

Sementara itu, ketika dimintai pendapat terkait revitalisasi Danau Buyan, Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, sangat mendukung dan bahkan, mendorong agar ide brilliant dalam penataan kawasan Danau Buyan segera terwujud, karena akan membuka lapangan kerja yang tidak sedikit dan merupakan sumber PAD daerah Buleleng.

“Tinggal pendekatan dengan pemilik tanah, bangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama dan para budayawan, sehingga dalam berproses nantinya tidak ada permasalahan,” ujarnya berharap. (TiR).-

Pos terkait