Kisah Dua Wartawati PWI Penakluk Gunung Tertinggi Binaiya Di Maluku

JurnalPatroliNews – Maluku,- Dua wartawati anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Onaria Fransisca dan Yanni Krishnayanni berkunjung ke gunung tertinggi di Maluku, Binaiya yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela di Pulau Seram. 

Perjalanan kedua wartawati yang tergabung di Askara.co itu dimulai pada Minggu (17/4) sekira pukul 13.00 WITA.  

Bacaan Lainnya

“Pendakian kami mulai dari rumah Bapa Raja Negeri Piliana Kabupaten Tehoru, Kecamatan Maluku Tengah, dengan ketinggian 447 di atas permukaan laut. Kami  dibantu 3 orang porter warga Negeri Piliana,” ujar Yanni, mengawali kisah perjalanannya.  

Gunung Binaiya puncak tertingginya tercatat 3.027 meter di atas permukaan laut dan masuk pada urutan keenam dari 7 puncak gunung tertinggi di Indonesia, tapi butuh minimal 5 hari mencapai puncaknya.

Kepada Yanny, Bapa Raja Piliana menjelaskan, Gunung Binaiya memiliki 9 puncak yang harus dilalui. 

“Mirip dengan Gunung Bukit Raya di Kalimantan Barat, yang telah kami kunjungi pada awal Desember tahun lalu,” imbuh Onaria.

Baik Binaiya maupun Bukit Raya adalah gunung-gunung dengan urutan terakhir dari sevens summit Indonesia, namun membutuhkan waktu lebih lama untuk ditaklukkan, dibanding gunung dari lainnya, kecuali Cartenz.

Menurut Yanni, ketinggian sebuah gunung tidak bisa menjadi ukuran kecepatan untuk mencapai puncaknya. Harus diperhatikan berapa ketinggian awal pendakian dan jalur yang harus dilalui. Seperti Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 mdpl, start dari desa Rantau Malam pada titik 65 mdpl, begitu juga dengan Binaya 3.027 mdpl, start dari desa Piliana pada titik sekitar 447 mdpl, kedua gunung itu membutuhkan 5 hari pendakian, maka jangan pernah menganggap remeh yang tercatat atau terlihat rendah.

Pos terkait