Megawati Sampaikan Dukacita Wafatnya Gus Im

 214 dibaca,  1 dibaca hari ini

JurnalPatroliNews-Jakarta – PDI Perjuangan (PDIP) menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Hasyim Wahid, adik bungsu Presiden Keempat RI Abdurrahman “Gus Dur” Wahid pada Sabtu pagi ini (1/8/2020).

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, KH Hasyim Wahid yang akrab disapa Gus Im adalah tokoh bangsa, sosok negarawan, dan pembela hak-hak wong cilik.

“Pagi ini saya melaporkan berita duka tersebut langsung ke Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan dukacita yang mendalam dan semoga almarhum husnul khatimah. Almarhum merupakan bagian keluarga besar PDI Perjuangan, pernah menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan pada tahun 1998-2000. Semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di surga-Nya,” ujar Hasto, Sabtu (1/8/2020).

Menurutnya, Gus Im dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan Pancasila kepada generasi milenial, sehingga kalangan muslim mempunyai komitmen kokoh terhadap Pancasila. Aktivitas Gus Im semasa hidupnya membuktikan ulama sudah menegaskan, Pancasila adalah final.

“Apa yang dilakukan Gus Im sebenarnya melanjutkan visi para pendiri bangsa, khususnya kakeknya, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan ayahnya, KH. Wahid Hasyim, dan kakaknya KH. Abdurrahman Wahid. PDI Perjuangan meneladani seluruh pemikiran pendiri bangsa, termasuk khasanah pemikiran Islam Nusantara yang dihayati okeh keluarga besar NU,” ulasnya.

Lebih lanjut, Hasto menyatakan Gus Im juga dikenang sebagai sosok yang peduli pada hak-hak konstitusional wong cilik. Dia senantiasa mengajarkan kepada kaum muda agar paham peta geopolitik dan cengkraman kapitalisme global yang semakin menggurita masuk dalam relung-relung negeri.

Warisan pemikiran Gus Im akan selalu dikenang oleh negeri. Apalagi saat ini, Indonesia betul-betul membutuhkan visi kebangsaan yang kokoh dan kesadaran pada geopolitik, sehingga dapat memahami bahaya kapitalisme global.

“Mari kita mendoakan almarhum semoga damai di sisi Tuhan dan seluruh amal baiknya diterima Tuhan Yang Maha Kuasa. Selamat Jalan Gus Im, doa seluruh keluarga besar PDI Perjuangan terus kami panjatkan kehadapan Ilahi,” pungkas Hasto. (BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *