Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara “Road Show” Di Bali Utara

JurnalPatroliNews-Buleleng,– Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara melakukan “roadshow” di Kabupaten Buleleng “north Bali” pada hari Jumat (10/07).

Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan diri kepada pimpinan daerah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Kabupaten Buleleng, pengganti Mayjen TNI Benny Susianto ini juga tegur sapa, sekaligus minta dukungan seluruh jajaran TNI yang ada di Bali Utara.

Bacaan Lainnya

”Sebagai pimpinan, sudah sepatutnya saya memperkenalkan diri, sekaligus minta dukungan kepada seluruh jajaran, termasuk juga Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD,” tandas Pangdam Dewantara, saat melakukan silaturahmi di Markas Komando Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirotama (SWB), Jalan Sudirman Singaraja.

Kepada seluruh jajaran TNI-AD di Kabupaten Buleleng, Dewantara yang memperkenalkan dirinya sebagai putra seorang Babinsa ini juga berharap, prajurit TNI senantiasa bersyukur kepada Tuhan, sehingga dalam setiap langkah, menjalankan tugas negara mendapat ridho dari Yang Maha Esa.

Selain di Mayonif Raider 900/SBW, Panglima juga melakukan silaturahmi di Makodim 1609/Buleleng.

“Dengan bersyukur, kita tidak menjadi lupa diri dan akan senantiasa mendapatkan ridho dari tuhan,” tandas Panglima.

Bahkan, Panglima menekankan, bahwa sebagai prajurit, harus siap dan selalu waspada untuk menjaga kedaulatan negara dari berbagai bentuk ancaman, sparatisme, terorisme termasuk Pandemi Covid-19.

“Ancaman terhadap kedaulatan negara semakin berkembang, sehingga prajurit TNI tidak hanya harus tetap siap, tapi juga harus meningkatkan kemampuan,” tegasnya.

Sebagai prajurit khusus Kodam IX/Udayana, kata Dewantara, personil Raider 900/SWB dituntut untuk selalu siap, peka, waspada dan senantiasa meningkatkan kemampuan, termasuk penguasaan informasi teknologi (IT) yang berkembang sangat pesat pada era digital.

“Perkembangan global juga merubah pola pertempuran, termasuk yang mengarah pada perang biologis. Hanya dengan ludah, banyak orang yang sakit, seperti halnya penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain peningkatan kemampuan dalam fungsi pertahanan negara, prajurit TNI juga wajib hadir di tengah masyarakat, bersama Polri menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk dalam pencegahan serta penanganan Pandemi Covid-19. (TiR).-

Pos terkait