Pembakaran Pesawat, Pdt Benny Giay Sebut TPNPB Jauh dari Tuhan

  • Whatsapp

Jurnalpatrolinews – Jayapura : Benny Giay seorang Teolog dan juga salah seorang tokoh gereja di Papua menganggap penyerangan terhadap misionaris di Intan Jaya pada 6 Januari 2021 lalu telah mencoreng harapan rakyat Papua yang menginginkan kedamaian. (13/1)

Menjadi salah satu pengurus Dewan Gereja-gereja Papua, Pdt. Dr. Benny Giay adalah sosok yang selalu menjadi panutan dalam setiap tindakannya. Hal ini juga didasari pada nuraninya sebagai pengamat bidang sosial dan kemanusiaan di Papua.

“Selalu saya sampaikan dalam setiap mimbar dan pertemuan jika orang Papua sangat menginginkan kedamaian tercipta, orang Papua selalu menjadi korban, korban, dan korban. Tapi yang sekarang terjadi mengapa ada sekelompok orang Papua lain yang malah menjadi pelaku kekerasan?”

Benny mengatakan kalau peristiwa teror terhadap misionaris yang tergabung dalam Yayasan Mission Aviation Fellowship (MAF) Indonesia telah mengkhianati perjuangan rakyat Papua. Sebab latar belakang MAF dikatakan juga sebagai organisasi yang memiliki andil dalam persebaran nilai-nilai ketuhanan di Papua.

“Masih ada diwilayah-wilayah terpencil Papua yang masyarakatnya belum tersentuh firman Tuhan, dan misi-misi dari MAF telah menjawab kesulitan itu karena mereka memiliki fasilitas memadai (pesawat). Tapi mengapa hal mendasar seperti itu tidak bisa dipahami oleh TPNPB,” ujarnya.

Benny Giay justru meragukan iman TPNPB yang dirasanya tidak mengenal Tuhan karena telah menyerang misionari sebagai penyebar nilai keinjilan bagi sesame umat manusia. Ditambah lagi, Benny dibuat geram karena munculnya pembelaan yang tidak tepat dari Jubir TPNPB Sebby Sambom atas peristiwa tersebut.

“Apakah mereka tidak menginginkan adanya kedamaian dari nilai keagamaan yang dibawa oleh misionaris? Sebby Sambom harus banyak merenung. Apakah perjuangan mereka jauh dari kuasa Tuhan? Ada sebuah kebodohan yang diperlihatkan karena mereka keras kepala dan malah membenarkan teror tersebut,”

Benny Giay pun menambahkan kalau pembelaan TPNPB yang disampaikan oleh Sebby Sambom sangat salah dan tidak berdasar. Hal ini disampaikan oleh Benny meneruskan informasi dari pihak MAF yang menampik pernyataan Sebby Sambom.

Diketahui bahwa MAF menyatakan bahwa dalam penerbangan ke Intan Jaya tersebut dikatakan bahwa tidak ada kaitannya dengan keterlibatan aksi militerisme

“Saya mendapatkan konfirmasi bahwa dalam penerbangan itu sama sekali tidak ada upaya militerisme. Pesawat tidak mengangkut anggota militer, bahkan MAF sebelumnya juga memiliki kebijakan untuk tidak terlibat dari aksi-aksi terkait militerisme. Sebby Sambom julas berbohong untuk popularitasnya sendiri,”  (Ind Paper)

Pos terkait