Peserta Lomba Puisi Perwakilan Polres Buleleng Di Final Tetap Pertahankan Dua Katagori Ranking I

  • Whatsapp
ist

JurnalisPatroliNews-Denpasar,– Perlombaan puisi dalam rangka hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020 yang diselenggarakan Polda Bali mulai hari Minggu (28/06) melalui zoom metting empat katagori perwakilan Polres Buleleng masuk final.

Saaf final hari Senin (29/06) kempat katagori, baik dari tingkat SD, SMP, SMU dan Bhayangkari merubah penampilan menjadi lebih baik.

Bacaan Lainnya

Untuk Polres Buleleng dari tingkat SD diwakili I Gusti Ngurah Agung Dipta dari SD No 4 Kampung Baru dengan judul puisi “Pilar Negeri Sahabat Mahajana“ hasil karya sendiri (I Gusti Ngurah Agung Dipta ), sedangkan perwakilan dari SMP diwakili Aziel Timoty Yevin Sampeylan Paranata dari SMP Neger 2 Singaraja dengan judul “Siapakah Gerangan “, untuk tingkat SMU diwakili Luh Esa Sudardani dari SMA Negeri I Singaraja dengan judul puisi “Hujan di Pucuk Desember“ karyanya sendiri.

Bhayangkari diwakili Nyonya Irene Sukarda dengan judul Karena Bhakti Adalah Kehormatan karyanya sendiri.

Setelah dewan juri menyampaikan hasil lomba peserta tingkat SD yang mendapatkan juara I saat masuk final kembali I Gusti Ngurah Agung Dipta dapat mempertahankan posisinya dan menjadi Juara I se-Polda Bali.

Selanjutnya pada tingkat SMP saat masuk final menjadi juara II , Aziel Timoty Yevin Sampeylan Paranata merebut dan mendapatkan Juara I se-Polda Bali.

Sangat disayangkan dan membuat kecewa peserta SMU saat masuk final mendapatkan Juara I, Luh Esa Sudardani turun mendapatkan juara harapan 2.

Penonton dan juga guru pendamping sangat menyesalkan keputusan dewan juri, karena menurut penilaian mereka tidak satupun ada koreksi yang salah yang dilakukan Luh Esa Sudardani.

“Saat menyampaikan puisi sangat menjiwai, bahkan membuat penonton merinding mendengarkannya. Kok bisa ya, dewan juri memberikan nilai menjadi harapan 2, karena yang bersangkutan sering mendapatkan juara 1 setiap lomba,” jelas Guru pendampingnya.

Luh Esa Sudardani sangat terpukul atas keputusan Dewan Juri yang tanpa disadari rasa kecewanya meneteskan air mata dan menjadi perhatian khusus Kapokres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.IK, MH.

Luh Esa Sudardani menyampaikan, bila ada kesempatan saya bersedia diuji kembali dengan yang mendapatkan juara.

Kemudiam Perwakilan Bhayangkari Polres Buleleng yang saat masuk final mendapatkan Juara II, Nyonya Irene Sukarda saat final menjadi juara harapan I.

Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.IK, MH., yang didampingi Nyonya Dwi Sinar Subawa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua peserta yang sudah dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Polri, khususnya Polres Buleleng.

“Khusus kepada Luh Esa Sudardani, agar jangan patah semangat, masih ada waktu lain untuk kembali berlomba, puisi yang disampaikan sangat bagus tapi ini sudah keputusan bulat dewan juri, tetap semangat dan terus berkarya,” imbau Kapolres Buleleng. (TiR).-

Pos terkait