Ramai Marak Penentangan Warga, Ada Apa Saja di Sangihe Selain Tambang Emas

  • Whatsapp
Teluk Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe./Net

JurnalPatroliNews, Tahuna – Pertambangan emas di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara mendapatkan tentangan warga. PT Tambang Mas Sangihe (TMS) jadi perusahaan yang mendapatkan izin mengeruk kekayaan alam Sangihe.

Kegiatan pertambangan emas di Sangihe memang menjadi sorotan beberapa waktu ini.

Bacaan Lainnya

Apalagi, setelah minggu kemarin Helmud Hontong, Wakil Bupati Sangihe, salah satu tokoh yang menolak tambang emas di Sangihe meninggal secara tiba-tiba saat naik pesawat.

Tak sedikit juga traveler yang jadi menaruh perhatian ke Pulau Sangihe. Dihimpun dari rekan media , Minggu (13/6/2021), Sangihe pribadi adalah pulau terujung di Sulawesi Utara.

Layaknya pulau di Timur Indonesia, Sangihe diberkahi dengan alam yang sangat mempesona. Di sana traveler dapat menjumpai dua gunung api yang salah satunya berada di Pulau Mahengetang. Selain itu biota bawah laut Sangihe juga sangat beragam dan menghampar hingga kedalaman 10-20 meter.

Sejumlah pantai indah pun dapat ditemui di Desa Pananualeng yang masih berada di Sangihe. Pesona pantai pasir putihnya juga dijamin indah dan bakal membuat traveler betah berlama-lama.

Kemudian terdapat juga Air Terjun Kadadima dan Air Terjun Nguralawoyang yang merupakan dua air terjun indah di Sangihe. Apabila Anda sangka itu sudah semua, masih ada masyarakat Sangihe yang terkenal ramah dan memiliki budaya adat.

Salah satunya terlihat dari banyaknya tarian adat Sangihe, seperti Tari Salo, Tari Upase, dan beberapa lainnya. apabila datang pada akhir bulan Januari, traveler dapat menyaksikan upacara adat Tulude.

Tulude merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Sangihe sebagai bentuk penyerahan persembahan pada dewa setempat demi kemakmuran.

Cara ke sana:
Untuk menuju Sangihe, traveler dapat menggunakan feri ataupun naik pesawat. Jika dengan feri, traveler dapat naik dari Pelabuhan Manado atau pelabuhan Bitung dan Likupang. Namun bisa juga dengan naik pesawat jenis ATR dari Manado menuju Bandara Naha di Kota Tahuna yang merupakan ibukota Sangihe.

(*/lk)

Pos terkait