Jumat, 26 Oktober 2018 13:06 WIB

NASIONAL

20 Desa Di Kabupaten Indramayu Selenggarakan Rembug Inovasi Desa

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
20 Desa Di Kabupaten Indramayu Selenggarakan Rembug Inovasi Desa Foto : Ist

Jurnalpatrolinews - Indramayu,  Pembangunan desa dalam era 4.0 menghendaki adanya kolaborasi yang kuat antara kekuatan pembangunan dari berbagai sektor, menyatunya pemerintah dan swasta, swasta dan lembaga swadaya masyarakat, merangsang berbagai kalangan untuk membangun kerja sama kolaborasi yang menarik.

Pada sebuah kesempatan, Ketua Tim Pakar Kemendes PDTT Haryono Suyono, di Jakarta, Senin (22/10/2018) nengemukakan, tuntutan tersebut merangsang salah satu lembaga swasta yang mengambil prakarsa untuk mengadakan program Rembug Inovasi Desa di Kabupaten Indramayu, khususnya di Desa Kalensari, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Lembaga itu adalah Yayasan Gedhe Nusantara. Yayasan ini memfasilitasi kegiatan Rembug Inovasi Desa Kabupaten Indramayu yang dilakukan pada awal tahun ini. Rembug Inovasi Desa yang berlangsung di Balai Latihan Masyarakat Desa Kalensari itu diikuti oleh 20 desa yang tersebar di 13 kecamatan se Kabupaten Indramayu.

 Seperti juga pertemuan resmi lainnya, jelas Haryono, Rembug Desa tersebut membawakan acara unik, membahas isu dan masalah yang biasanya terdapat di perdesaaan. Misalnya, bagaimana menentukan skala prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, bagaimana melibatkan polisi dalam pengawasan Dana Desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), model pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran desa, pemetaan potensi dan produk unggulan desa, hingga gaji pemerintah desa yang waktu pembayarannya perlu diatur dengan kesepakatan pemerintah dan msayarakat desa.

Selain itu, peserta Rembug Inovasi Desa di Kabupaten Indramayu mendapat bahan pembelajaran dari Desa Wlaharwetan, Kalibagor, Banyumas tentang pengalaman pendekatan Desa Membangun dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Seperti diketahui, Desa Wlaharwetan mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi program pembangunan secara mandiri dan partisipatif.

 Keterlibatan masyarakat dan tata pemerintahan yang baik menjadi kunci keberhasilan Desa Wlaharwetan sebagai desa yang dikenal banyak melahirkan praktik inovasi desa, baik di bidang pertanian maupun perbankan desa. Seperti diketahui, Rembug Inovasi Desa telah dijadikan strategi yang merupakan upaya percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui cara berbagi pengetahuan dan pengalaman antardesa dan supradesa.

 Rembug Inovasi Desa telah dijadikan wahana membahas beragam siasat, kreativitas, dan inovasi, baik yang telah dipraktikkan oleh desa atau ingin deikembangkan guna menyelesaikan permasalahan dan pengembangan potensi desa. Desa Kalensari, misalnya, mampu mewujudkan Desa Mandiri Benih dan mampu menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan praktik yang sama.  (Rdk)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028