JPNews
Kamis, 06 Desember 2018 21:39 WIB

NASIONAL

Anggota Komisi II Ragukan Hanya Ada 10 Blanko KTP-el Diperjual-belikan

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Anggota Komisi II Ragukan Hanya Ada 10 Blanko KTP-el Diperjual-belikan Foto : ilustrasi

JurnalPatroliNews JAKARTA - Anggota Komisi II dari Fraksi Nasdem Tamanuri menyayangkan adanya jual beli blanko KTP elektronik seperti yang diungkap oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Padahal menurutnya ada sejumlah daerah yang hingga kekurangan blanko KTP elektronik.

"Itu yang kita sayangkan. Kita wanti wanti di satu tempat kekurangan blangko KTP, di pihak lain sekarang ini justru diperjualbelikan," ujar Tamanuri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (6/12/2018).

Tamanuri berharap ada penelitian lebih lanjut mengenai asal dan jumlah sebenarnya yang diperjualbelikan. Dia meragukan jika informasinya hanya ada 10 blanko yang dijual.

"Enggak bisa menjamin hanya 10. Katanya ada 1 orang bapaknya dahulu pernah menjabat sebagai kepala dinas kependudukan kemudian dia pensiun bawa itu. Ya kita enggak bisa menjamin," ujar Tamanuri.

Dia mengkhawatirkan jika penjualan blanko ini disalahgunakan untuk pemilih ganda di Pemilihan Umum 2019 nanti. Tamanuri berharap pemerintah dan elemen masyarakat sama-sama mengawasi potensi kecurangan ini.

"Itu yang kita harapkan enggak seperti itu. Makanya diperpanjang lagi karena menghindari pemilih ganda itu yang selama ini terjadi. Dengan adanya ini, menimbulkan tanda tanya lagi," kata dia.

Sebelumnya Kementeran Dalam Negeri menemukan adanya praktik jual beli blanko KTP elektronik. Penjualan Blanko tersebut salah satunya ditemukan di situs jual beli online Tokopedia.

Direktur Jenderal Kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan bahwa pelaku penjuaan blanko tersebut kini sudah terlacak.

"Pelaku yang menjual di Tokopedia sudah teridentifikasi semuanya. Sampai dengan nomor rekeningnya dan nama pemiliknya," kata Zudan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/12). (dai)


KOMENTAR
Silakan login untuk memberikan komentar
LOGIN