Minggu, 21 April 2019 12:04 WIB

NASIONAL

Bawaslu : Yang Perlu Diawasi Bukan Quick Count, Tapi Penghitungan Manual!

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Bawaslu : Yang Perlu Diawasi Bukan Quick Count, Tapi Penghitungan Manual! Foto : Rahmat Bagja diwawancari wartawan saat melakukan pemantauan di Kabupaten Cianjur, Sabtu 20 April 2019/Foto: Nurisman

Jurnalpatrolinews - Cianjur,  Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja meminta masyarakat tak perlu meributkan hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2019 oleh sejumlah lembaga survei. Alih-alih hanya membuat gaduh, dia menyarankan masyarakat agar mengawasi rekapitulasi penghitungan suara dari tingkat TPS hingga Provinsi.

Meski begitu Bagja menuturkan, Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu mempersilakan masyarakat dan peserta Pemilu mempercayai hasil quick count. Hanya saja, menurutnya hasil yang resmi tetap mengacu pada penghitungan manual Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Nah bagi yang tidak puas quick count silakan awasi di kabupaten kota sekarang. Ini yang perlu diawasi, bukan quick count yang diawasi. Tapi penghitungan yang jelas ini di TPS, kecamatan, kabupaten kota, provinsi," cetusnya saat melakukan pemantauan di Cianjur Jawa Barat, Sabtu (20/4/2019).

Bagja menegaskan, jajaran pengawas Pemilu di daerah juga bakal mengawal proses rekapitulasi secara masiv. Bahkan, ia tak ragu untuk menegur jajarannya dibawah bila acuh terhadap temuan kecurangan.

"Kalau ada indikasi kecurangan itu yang harus dilaporkan," tandas lelaki jebolan Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Perlu diketahui, saat ini proses rekapitulasi penghitungan baru berlangsung di tingkat kecamatan. Setelah itu formulir C1 akan direkpitulasi secara berjenjang ke tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -