JPNews
JPNews

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Aparat penegak hukum Pakistan memutuskan membebaskan mantan terpidana kasus penistaan agama, Asia Bibi dari penjara. Konon saat ini dia ditempatkan di lokasi yang dirahasiakan.

Dilansir AFP, Kamis (8/11), kuasa hukum Bibi, Saiful Muluk membenarkan kliennya sudah dibebaskan. Kliennya kini sudah dipindahkan dari Kota Multan ke sebuah tempat rahasia.

"Dia sudah bebas. Saya diberi tahu dia ada di pesawat tapi tidak ada yang tahu dia akan mendarat di mana," kata Saiful.

Meski demikian, ancaman pembunuhan masih diterima oleh Saiful dan kliennya. Bahkan, Saiful sampai harus pergi ke Eropa karena khawatir keselamatannya terancam.

Bibi divonis mati pada 2010 lalu. Selama delapan tahun dia mengajukan peninjauan kembali dan baru dikabulkan tahun ini. Selama itu dia tetap berada di penjara dengan alasan keamanan. Bahkan setelah dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung, dia tetap diminta berada di penjara karena sejumlah ancaman pembunuhan.

Yang paling gencar meminta supaya Bibi dihabisi adalah Partai Tehreek-e-Labbaik (TLP) yang dianggap beraliran garis keras. Setelah putusan itu dibacakan, mereka menggelar unjuk rasa besar-besaran selama beberapa hari di sejumlah kota besar di Pakistan. (*luk)


KOMENTAR