Sabtu, 23 Mei 2020 10:55 WIB

DAERAH

Buleleng Mulai “Aman”, Dua Hari "No Positive Corona" Penambahan Kasus Covid-19 dari PMI di Sudah Tidak Ada

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Buleleng Mulai “Aman”, Dua Hari Foto : Ist

JurnalPatroliNews ~ Buleleng : Buleleng mulai “aman”, karena dalam dua hari terakhir ini "No Positive Corona". Buktinya juga, penambahan jumlah kasus pasien dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Buleleng saat ini sudah tidak ada.

Beberapa PMI sempat menambah daftar kasus Covid-19 di Buleleng sebelum diterapkannya pola penanganan PMI seperti yang sedang berjalan saat ini. Dari penanganan itu tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19 dari kalangan PMI.

”Hal itu sebagai perkembangan yang baik untuk penanganan PMI, khususnya dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan GTPP) Covid-19 Buleleng sudah semakin baik,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat melakukan penilaiannya melalui video conference dengan para awak media, terkait update perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, Kamis sore (21/05).

Sebelum terjadinya kasus transmisi lokal di salah satu desa di Buleleng, oleh Suyasa dijelaskan, bahwa sebagian besar kasus Covid-19 datang dari kalangan PMI.

Penanganan terhadap pemulangan PMI bersifat dinamis, sehingga mengalami perubahan pola penanganan berkali-kali. Dilihat dari data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng hingga hari Kamis, pola penanganan terhadap pemulangan para PMI, khususnya di Buleleng sudah sangat baik dan tepat.

”Temen-temen PMI juga sudah semakin disiplin, semakin tertib saat menjalankan masa karantina, baik itu karantina desa maupun karantina mandiri, sehingga tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 dari kalangan PMI,” ujar Gede Suyasa.

Selain itu, lanjut Gede Suyasa yang juga menjabat sebagai Sekda Buleleng ini, secara menyeluruh, terkait dengan percepatan penanganan Covid-19 di Buleleng dari hari ke hari sudah semakin membaik.

Salah satunya, yakni dalam upaya memperkecil peluang terjadinya transmisi lokal dan isolasi desa yang dilakukan terhadap salah satu desa di Buleleng, beberapa waktu lalu. Hal tersebut dapat membuktikan penanganan yang semakin baik. Salah satu pasien terkonfirmasi dengan kode PDP-27 asal desa yang sebelumnya terjangkit kasus transmisi lokal hari ini sudah dinyatakan sembuh.

”Itulah beberapa variable, kenapa kami harus membangun optimisme dan semangat untuk bisa menghadapi Covid-19 ini,” tegas Gede Suyasa.

(TiR).—


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028