Rabu, 08 April 2020 10:21 WIB

INTERNASIONAL

COVID-19 Mewabah, Ini Kabar dari Pekerja Kapal Pesiar Luar Negeri Asal Manado

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
COVID-19 Mewabah, Ini Kabar dari Pekerja Kapal Pesiar Luar Negeri Asal Manado Foto : Kapal pesiar MS Veendam tempat Willy Sumolang bekerja

JurnalPatroliNews - Manado,-- Bencana non alam penyebaran Corona Virus Disiase (COVID-19) yang telah menyerang hampir di seluruh belahan dunia sangat terasa dampak buruknya bagi manusia.

Seperti diceritakan oleh Willy Sumolang yang saat ini bekerja di kapal pesiar MS Veendam dengan posisi deck department, quarter master.

Willy Sumolang merasa prihatin karena ada ratusan kapal pesiar telah dihentikan operasionalnya imbas dari Covid-19.

“Semua kapal mulai stop beroperasi sejak 18 Maret 2020, karena semua penumpang  sudah pulang ke rumah masing-masing. Pemulangan crew di mulai setelah 10 hari kapal-kapal stop beroperasi,” kata Willy Sumolang kepada JurnalPatroliNews, saat kapalnya hendak memasuki Kepulauan Bahama, Selasa (7/4/2020), melalui pesan WhatsApp.

Menurut Willy yang juga diketahui telah dipercayakan sebagai Tonaas Ocean Going ormas adat Laskar Manguni Indonesia, ada ribuan crew harus di pulangkan terutama di bagian servis hotel.

“Yang dipulangkan bagian restoran, bar dan house keeping, masih dalam proses pemulangan grup berikutnya secara bertahap karena ada 5 kapal terdapat kasus positif Covid-19, umumnya yang beroperasi di Asia,” ujarnya.

Tetapi soal fasilitas dikatakannya, semua kapal tempat dia bekerja tersedia klinik yang berstandar international.

“Ada 3 dokter dan 4 perawat. Semenjak adanya pandemik Covid-19 di semua kapal telah dilakukan medical test, yaitu cek temperatur dan tes Covid-19,” terangnya.

Dijelaskannya, kondisi teman-teman Kawanua yang bekerja sekapal dengan dia dan di beberapa kapal lainnya dalam keadaan aman.

“Hanya saja dari dua induk perusahaan yaitu Royal Caribbean dan Carnival Corporation induk dari semua cruise line yang berjumlah ratusan armada, telah dihentikan sementara operationalnya oleh pihak ownerships, dikarenakan banyak pembatalan dari calon penumpang serta ditutupnya pelabuhan di hampir semua negara tujuan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Willy mengungkapkan kekuatirannya saat mengetahui di Manado sudah ada yang positif Covid-19.

“Saya dengan teman-teman Kawanua prihatin mendengar kabar sudah ada yang positif corona. Satu hal yang menjadi kekuatiran kami jika terjadinya lokal lock down yang bisa berdampak buat kru kapal, tidak bisa langsung pulang kampung, padahal sudah cukup lama dirantau,” tuturnya.

Terakhir Willy berharap agar bencana virus corona ini bisa cepat berlalu.

“Semoga Tuhan melindungi kita semua, umur panjang kita bisa berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman dalam keadaan sehat semuanya,” tutupnya.

(BennyManoppo)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028