Sabtu, 23 Mei 2020 00:17 WIB

DAERAH

Kapolres Buleleng Bersama Dandim 1609/Buleleng Gelar "Road Show" Penanganan Covid-19

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Kapolres Buleleng Bersama Dandim 1609/Buleleng Gelar Foto : Ist

JurnalPatroliNews – Buleleng - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.IK, MH bagai tiada hari tanpa kesibukan Peduli Kasih Lawan Pandemi Corona atau Covid-19 dengan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu bantuan sembako juga diberikan kepada personel yang beragama Islam di jajaran Polres Buleleng menjelang Hari Idul Fitri.

Menurut Kapolres, kegiatan bhakti sosial penyerahan bingkisan sembako yang diberikan, hari Jumat (22/05) sebagai salah satu bentuk perhatian pimpnan kepada personel Polri, Jangan dilihat dari isi sembako yang diberikan tetapi lihat perhatian yang diberikan pimpinan.

Harapan Kapolres Buleleng, semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan berguna saat merayakan hari Raya Idul Fitri. Di samping itu, semoga situasi pandemi Covid-19 cepat selesai dan kegiatan masyarakat kembali berjalan normal.

Selain kegiatan pembagian sembako, Kapolres Buleleng juga menyerahkan APD berupa Face Shield kepada personel Polres Buleleng yang terlibat dalam Ops Aman Nusa.

Tujuannya? Supaya APD tersebut bisa menunjang tugas-tugas di lapangan, karena personel Ops Aman Nusa adalah personel yang kontak langsung dengan masyarakat, terutama dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Setelah kegiatan di Polres Buleleng, Kapolres di dampingi pejabat utama Polres Buleleng melakukan kunjungan ke Kodim 1609/Buleleng yang diterima oleh Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, SE, M.I.K beserta pejabat utama Kodim 1609/Buleleng.

Selanjutnya, Kapolres Buleleng menyerahkan 28 paket sembako kepada Dandim 1609/Buleleng yang diperuntukkan kepada anggota yang beragama Islam.

Selesai kunjungan ke Kodim 1609/Buleleng, Kapolres Buleleng dan Dandim 1609/Bulelen didampingi pejabat utama juga melakukan kunjungan ke Sekretariat Dewan Pengurus Cabang Buleleng Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) di Jalan Seririt – Singaraja, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar.

Kunjungan tersebut diterima oleh Kadis Sosial Kabupaten Buleleng Gede Sandhiyasa, Camat Buleleng, Perbekel Desa Kaliasem serta Pengurus Pertuni Buleleng.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa menyerahkan bantuan berupa 95 paket sembako kepada penyandang tuna netra se-Kabupaten Buleleng.

Setelah kegiatan di Kodim 1609 Buleleng, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa bersama Dandim 1609/Buleleng Letkol inf Muhammad Windra Listrianto menggelar "road show" ke sejumlah tempat, terutama ke kantong-kantong umat Islam di Buleleng.

Tak tanggung-tanggung, Kapolres menyertakan seluruh pejabat utama Polres Buleleng, di antaranya Wakapolres Kompol Loudwijk Tapilaha, Kabag Ops Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma serta para Korban lingkup Polres Buleleng.

Begitu juga Dandim Letkol Muhammad Windra mengajak seluruh pejabat utama di Kodim 1609/Buleleng ikut terjun menemui sejumlah tokoh dan pengurus mesjid se Buleleng.

Seperti siang itu, Kapolres dan Dandim menemui pengurus masjid se-Kecamatan Seririt bertempat di Masjid Jamik Ashalihin, Pengastulan.

Dihadapan pengurus masjid dan tokoh umat Islam setempat, Kapolres meminta agar umat Islam mematuhi imbauan pemerintah serta MUI untuk tidak menggelar shalat Id di masjid di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam konteks penanganan Covid-19, Kabupaten Buleleng masih berada di zona merah. Apalagi ada Desa Bondalem, termasuk kawasan transmisi lokal penyebaran. Karena itu untuk sementara kami meminta agar pelaksanaan shalat Id kali ini dilaksanakan di rumah masing-masing untuk antisipasi penyebaran Covid-19,” ucap Kapolres.

Menurut Kapolres, permintaan untuk tidak menggelar shalat Id di masjid memiliki tujuan untuk keselamatan bersama agar terhindar dari kemungkinan terpapar Covid-19.

“Kami minta umat Islam ikuti imbauan MUI Provinsi Bali maupun pemerintah,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Dandim Letkol Muhammad Windra. Menurutnya, kendati dalam penanganan Covid-19 Buleleng termasuk terbaik karena ada pasien positif bisa sembuh dalam waktu tiga hari, namun Buleleng masih termasuk zona merah dan menduduki peringkat nomor 3 di Bali.

“Atas kondisi itu, kami minta masyarakat muslim untuk patuh pada aturan protokol Covid-19 terutama imbauan agar shalat Id digelar di rumah masing-masing,” ucapnya.

Letkol Muhammad Windra mengingatkan, untuk memutus mata rantai Covid-19 tidak semakin meluas, kerja sama semua pihak diperlukan untuk menuntaskan penanganannya.

“Kami berharap semua pihak bisa bekerja sama sehingga tujuan untuk menuntaskan Covid-19 ini bisa segera terselesaikan,” tandasnya. (TiR).-


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028