Minggu, 19 Mei 2019 16:12 WIB

NASIONAL

Keliling Dari Desa ke Desa Serap Aspirasi Bersama Bupati Madiun

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Keliling Dari Desa ke Desa Serap Aspirasi Bersama Bupati Madiun Foto : Ist

Jurnalpatrolinews - Madiun, Setiap pemimpin memiliki gaya unik guna menyerap aspirasi, melakukan tugas dengan baik dan melaksanakan visi dan misinya dengan berhasil. Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, yang terpilih menempati jabatannya sejak 2018 untuk masa lima tahun mendatang, termasuk Bupati yang memiliki gaya yang dekat dengan rakyat. Sekaligus sebagai seorang ulama beliau dipanggil akrab sebagai Kyai Mbing,  sejak awal menjabat, setiap minggu, dua kali atau tiga kali berkunjung ke desa mengadakan bakti sosial terpadu, sekaligus membuka kesempatan dialog menyerap aspirasi, membahas rancangan program, melihat pelaksanaan program yang disepakati bersama serta memberi apresiasi yang tinggi terhadap partisipasi gotong royong rakyat banyak.

Dalam perjalanan kunjungan ke desa itu Bupati tidak hanya sendirian, tetapi disertai istrinya yang sekaligus adalah Ketua Tim Penggerak PKK, ikut berdialog bersama para ibu di tingkat pedesaan, merancang kegiatan, mengadakan persiapan pelaksanaan serta mengadakan evaluasi untuk melanjutkan program berikutnya yang memiliki dampak positif untuk rakyat banyak, khususnya untuk kaum wanita dan remaja di tingkat pedesaan.

Kecuali istri, Bupati selalu disertai Wakil Bupati dan Pejabat terasnya sehingga dalam melihat masalah dan mengadakan diskusi, semua aparat menyaksikan, memberi masukan dan apabila dirancang suatu program atau dijanjikan suatu penyelesaian masalah yang muncul dalam dialog di desa, aparat terkait, langsung mengambil tanggung jawab tindak lanjutnya. Suatu “Rapat Kerja” langsung dengan rakyat yang penyelesaian masalahnya tidak ditunda lagi.

Dalam rangka mengikuti tahapan perkembangan keluarga dan masyarakat, Bupati tidak menggantang asap di awang-awang, tetapi menggunakan data dengan menugasi Kepala Bappeda dan Ibu Siti Zubaidah, Kepala BKKBN yang Dinasnya menyatu urusan pemberdayaan perempuan, dengan penyempurnaan data keluarga dan menjadikannya suatu data basis yang menggambarkan posisi setiap keluarga dalam penampilan “digital” sehingga setiap pejabat bisa melihat data keluarga lengkap terekam pada ponsel hp, sehingga setiap kali bisa dilihat siapa orangnya, alamatnya dan posisinya dalam keadaan prasejahtera atau sejahtera I. Andaikan dilakukan upaya pemberdayaan bisa dilihat kemajuannya setiap waktu. Suatu alat perencanaan, monitoring dan kontrol evaluasi yang diharapkan bisa diadopsi dan disebarkan sebagai model untuk memonitor upaya pengentasan kemiskinan secara nasional.

Dalam penggunaan anggaran, Bupati memberikan tambahan sekitar 20 persen atau lebih pada setiap dana desa yang diterima oleh suatu desa, yang secara tidak langsung bisa menambah keperluan desa yang makin terarah dan terfokus pada kesepakatan Rembug Desa di mana apabila terdapat sesuatu yang urgen dan tidak bisa dicukupi dengan dana desa, bisa di tambah dengan dana yang berasal dari Kabupaten. Strategi ini sangat penting karena dengan pancingan itu maka rancangan global kabupaten mendapat perhatian desa dan rencana desa dapat di koordinasikan dengan rancangan kabupaten yang berlaku untuk satu desa dengan desa lain sehingga upaya antar desa bisa berkembang lebih seimbang dan serentak membawa dampak bagi kabupaten yang luas.

Kunjungan Bupati dan aparatnya langsung, menginap, makan, beribadah dan bicara santai bersama rakyat membuat rakyat tidak lagi menjadi penonton pembangunan tetapi rakyat dan para pemimpin desa aktif secara gotong royong bekerja bersama untuk sukses yang menjadi milik rakyat banyak. Semoga membawa hasil yang positif dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan, mengangkat martabat dan kesejahteraan yang makin merata. Amin.


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -