Kamis, 23 Januari 2020 15:10 WIB

NASIONAL

Khatib Bukan Alat Negara, MUI Jabar Minta, Polemik Wacana Khutbah Jumat Diatur Pemerintah Dikaji Kembali

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Khatib Bukan Alat Negara, MUI Jabar Minta, Polemik Wacana Khutbah Jumat Diatur Pemerintah Dikaji Kembali Foto : NU.Online

"Wacana itu, kurang tepat kalau dibilang untuk menangkal radikalisme," kata Ketua MUI Jawa barat (Jabar) Rachmat Syafi'i

 

JurnalPatroliNews - Bandung,-- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tidak mendukung, terkait adanya wacana pengaturan naskah khutbah Jum'at yang dilempar Kementerian Agama (Kemenag).

Kemenag sendiri beralasan, pengaturan khutbah Jumat untuk menangkal radikalisme. MUI menilai langkah tersebut tak tepat.

"Wacana itu, kurang tepat kalau dibilang untuk menangkal radikalisme," kata Ketua MUI Jawa barat (Jabar) Rachmat Syafi'i, saat dihubungi, Kamis (23/1/2020).

Rachmat menuturkan, seorang khatib bukanlah alat negara. Dengan begitu, pemerintah tidak bisa mengatur seorang khatib. Karena pemerintah pun tidak miliki kewenangan untuk mengatur setiap Khotib.

"Khatib itu bukan alat negara, bukan alat pemerintah, kalau pun mau mengurangi itu (radikalisme) yah pembinaan saja," ucap dia.

Rachmat mengatakan di negara-negara lain, memang ada yang memberlakukan seperti yang di wacanakan Kemenag. Namun untuk di Indonesia, hal tersebut tidak tepat untuk diterapkan.

"Itu betul karena sistem kerajaan. Jadi seluruhnya diatur pemerintah, ngatur bisa saja. Khatib di negara lain itu memang alat pemerintah," ucapnya.

Atas alasan itu, ia menegaskan jika MUI Jabar tidak mendukung dengan adanya wacana tersebut. Ia meminta pihak terkait yang mewacanakan isu tersebut, untuk dilakukan pengkajian kembali.

"MUI Jabar tidak mendukung wacana itu, harus dipikirkan dulu. Khotib disuruh ini itu, apa (pemerintah) punya kewenangan? Kan enggak ada kewenangan," pungkasnya.

(*/lk)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028