Minggu, 02 Juni 2019 14:56 WIB

NASIONAL

Komisioner KPU Sebut Sengketa Pemilu di MK Jadi Momentum Dapatkan Keadilan

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Komisioner KPU Sebut Sengketa Pemilu di MK Jadi Momentum Dapatkan Keadilan Foto : Komisioner KPU Viryan Aziz (Ist)

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Komisioner KPU Viryan Aziz menegaskan bahwa proses sengketa di Mahkamah Konstitusi tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta pemilu baik itu pasangan calon presiden-wakil presiden, partai politik maupun calon DPD untuk mendapatkan keadilan pemilu. Namun, kata Viryan, proses di MK juga menjadi kesempatan bagi KPU mendapatkan keadilan pemilu.

"Bagi kami penyelenggara, yang disampaikan atau dituding tidak berlaku adil juga penting mendapatkan keadilan pemilu di MK bahwa hasil kerja penyelenggara pemilu tidak manipulatif, tidak curang," ujar Viryan di Jakarta, Minggu (2/6).

KPU, kata Viryan, tentunya akan membuktikan di persidangan MK bahwa pihaknya sudah bekerja sesuai aturan dan tidak berlaku manipulatif. Dengan demikian, persidangan MK menjadi kesempatan bagi KPU juga untuk mengklarifikasi berbagai tuduhan negatif terhadap KPU.

"Dalam konteks itulah bagi kami, sidang di MK bukan semata-mata soal kalah menang, tetapi memontum bagi kami menunjukan kami telah bekerja dengan sebaik mungkin, menjalankan amanah konstitusi," tandas dia.

Meskipun demikian, Viryan mengakui bahwa sengketa di MK juga merupakan kesempatan bagi peserta pemilu untuk mendapat keadilan pemilu. Jika mereka merasa dicurangi atau terdapat penggelembungan suara pada salah satu peserta pemilu, maka Viryan mempersilakan mengajukan gugatan ke MK.

"Kalau peserta pemilu merasakan dirugikan silakan mengajukan gugatan ke MK dengan bukti dan dokumen otentik menyampaikan selisih hasil," ungkap dia.

Viryan mengingatkan peserta pemilu agar dalam proses mencari keadilan di MK harus berdasarkan bukti-bukti otentik dan valid. Menurut dia, keadilan pemilu tidak tercapai jika hanya sekadar asumsi dan pernyataan-pernyataan saja.

"Untuk mendapatkan keadilan pemilu tidak cukup dengan pernyataan-pernyataan tetapi harus dengan bukti yang otentik, harus bisa dibuktikan," tutur dia.

Lebih lanjut, Viryan berharap dalam proses mencari keadilan pemilu di MK, semua pihak harus tetap mengedepankan semangat kemanusiaan dan persatuan. KPU, kata dia, mempersilakan dan menghormati pihak yang melakukan demonstrasi mengkawal proses di MK, namun harus tidak boleh ada korban lagi.

"Saya pernah menyampaikan silakan masyarakat melakukan demonstrasi, namun terkait dugaan kecurangan yang dalam konteks pemilu adalah angka-angka, silakan demonstrasi data juga jangan ditinggalkan. Kalau mau demonstrasi massa, beramai-ramai silakan, tapi kerangkanya sekarang yang dibutuhkan adalah menyampaikan fakta-fakta dan data-data," pungkas dia.

(*)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028