Rabu, 12 Juni 2019 20:10 WIB

POLITIK

KPU Resmi Kirimkan Dokumen Bukti Pilpres 2019 ke MK

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
KPU Resmi Kirimkan Dokumen Bukti Pilpres 2019 ke MK Foto : Komisioner KPU mendatangi MK untuk menyerahkan alat bukti sengketa Pilpres.

JurnalPatroliNews JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menyerahkan jawaban dan disertai alat bukti terkait gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK). KPU mengklaim telah menyerahkan bukti secara rinci kepada MK. Jumlahnya sebanyak 272 kontainer plastik dari 34 provinsi.

"Hari ini tanggal 12 Juni tepat pukul 15.30 WIB tadi kita sudah serahkan jawaban termohon, atas pengajuan pemohon yang sudah masuk untuk PHPU Pilpres 2019," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Arief mengatakan, KPU sudah menyiapkan dokumen dengan sangat detail dan rinci yang disimpan ke dalam 25 box container. Enam di antaranya sudah selesai diverifikasi dan sudah masuk di MK.

"Nanti ini akan terus bersama tim kuasa hukum kita setelah diverifikasi dimasukkan dan mudah-mudahan proses persidangan kita bisa menjawab semua pertanyaan, semua tanggapan bisa kita jelaskan dengan baik dan KPU bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan," ujarnya

Menurut Arief, data tersebut berasal dari 34 Provinsi, untuk menjawab apabila pemohon menyebutkan hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu di 34 provinsi. Dokumen yang disiapkan ini masih untuk menjawab permohonan pemohon yang diajukan pada awal pengajuan gugatan.

"Sudah kita siapkan semua. Pokoknya KPU sudah mempersiapkan diri untuk semuanya," ujarnya

Arief melanjutkan KPU siap mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan selama menyelenggarakan pemilu. Proses sidang di MK ini dianggap menjadi salah satu bagian pertanggungjawaban tersebut.

Arief mengatakan, saat ini komisioner KPU di 34 Provinsi sudah berada di Jakarta. Hal itu untuk membantu KPU menyiapkan jawaban dan apabila KPU membutuhkan data yang terjadi di masing-masing daerah. "Sejauh ini tidak ada kendala, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota sudah mempersiapkan itu," ujarnya. (dai)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -