Jumat, 13 Desember 2019 15:56 WIB

NASIONAL

PANGDAM I/Bukit Barisan Mayjen TNI M. Sabrar Fadillah Menerima Historical Awards

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
PANGDAM I/Bukit Barisan Mayjen TNI M. Sabrar Fadillah Menerima Historical Awards Foto : Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat Brigjen TNI Eddy S Siahaan, dalam acara penyerahan Historical Awards kepada Pangdam I/BB, Mayjen TNI M.Sabrar Fadillah.

Oleh : Jurnal Patorli News           

Pada tanggal 11 Desember 2019 Di Madisjarahad, Jl. Belitung No.6 Bandung diselenggarakan kegiatan Rapat Evaluasi Progam Kegiatan bidang  Sejarah. Dalam kegiatan tersebut terkesan ada yang istimewa bila dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya. Karena dalam kegiatan ini disertai dengan penyerahan Historical Awards kepada Pangdam I/BB, Mayjen TNI M.Sabrar Fadillah.  

 Penghargaan langsung diserahkan Oleh Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat Brigjen TNI Eddy S Siahaan dan disaksikan oleh seluruh peserta rapat evaluasi yakni pejabat di Disjarahad, pejabat Kabintaldam, dan satuanbintal dilingkupan Balakpus TNI AD. Historical Awards ini merupakan sebuah bentuk penghargaan oleh Dinas  Sejarah Angkatan Darat atas peran serta beliau Panglima Kodam dalam mengembangkan pemikiran bagi kesadaran Prajurit dilingkungan tugasnya melelaui kegiatan pemahaman sejarah nasional Indonesia dan sejarah TNI AD.

Dalam amanatnya Kadisjarahad mengatakan bahwa,”Penghargaan ini didasarkan pada penilaian subyektif akan sebuah karya kesejarahan yang dikembangkan oleh Pangdam I/BB berupa pembangunan museum, menampilkan nuansa sejarah dilingkungan Makodam I/BB, dan mengaktifkan beberapa kegiatan kesejarahan yang selama dirasakan belum dilaksanakan secara maksimal.” Lebih Lanjut Kadisjarahad menyebutkan,”Tujuan dari pemberian Historical Awards adalah untuk menumbuhkan minat bagi penting sejarah di lingkungan TNI AD. Karena sejarah merupakan ilmu yang untuk dipahami oleh seluruh Prajuirt.” 

Kegiatan kesejahteraan yang dikembangkan di Kodam I/BB adalah membangun Gedung Museum, Perpustakaan, dan Ruang Olah Raga. Selain itu Kodam I/BB juga melakukan tata ruang dan mentertibkan benda benda koleksi museum yang dimiliknya yang berada diluar ruangan maupun di dalam ruangan. Juga membangun ruang dokumen sejarah beserta ruang penyajiannya.

Dengan kegiatan ini sudah hampir 70 % dokumen sejarah dan koleksi museum dalam peristiwa sejarah diwilayah Sumatera Utara sudah dapat disajikan. Diharapkan dengan kondisi ini dapat menarik minat para pustakawan dan sejarawan Sumatera Utara untuk melakukan riset dan study pustaka bagi penulisan sejarah peristwa di tanpa mengalami kesulitan lagi. 

Kadisjarahad menyebutkan bahwa,”Penghargaan ini diharapkan untuk kedepan dapat dimasukan dalam program kegiatan rutin sehingga menjadi saran dan media untuk memantapkan kehidupan Prajuirt di Satuan melalui kegiatan kesejahraan. Karena melalui pemahaman sejarah semangat Prajuirt dan rasa tanggungjawab senantiasa dapat dtumbuhkan guna mesukseskan tugas pokok.”

Pada kesempatan tersebut PangdamI/ BB juga berkenan memberikan kata sambutan,”Pada kesempatan ini selain saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini juga berharap bagi Disjarahad untuk tetap memegang teguh komitmen dalam memahami sejarah bagi Prajuirt. Karena sejarah adalah sumber kehidupan Prajuirt dan kekuatan hidup Prajuirt.”

Selain dari pada itu Pangdam I/BB juga memberikan masukan kepada Dinas Sejarah Angkatan Darat bahwa penulisan sejarah itu sangat penting, untuk itu dalam penulisan sejarah harus disertakan tentang penulisan yang mengenai kebanggaan dan cotoh serta tauladan dari pahlawan agar terus dapat dikenang dan dipahami serta dijadikan panutan,”Saya tidak kenal dan mengenal siapa Jenderal Soedirman. Tetapi ketika saya membaca tulisan sejarah saya jadi paham dan mengerti , dan tidak sebatas itu saya juga dapat pelajaran akan contoh dan tauladan yang bisa saya tiru dan saya kembangkan dimasa sekarang ini.

Kegiatan evaluasi dilaksanakan pada setiap akhir tahun anggaran.  Tujuan dari kegiatan evaluasi kegiatan program adalah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan yang telah diprogramkan dan mengevaluasi program yang harus dipertahanakan juga mana yang harus dikembangkan. Bila memang perlu ada yang harus dibuat program baru guna menjawab tantangan dari perkembangan situasi yang dihadapi sekarang dan masa yang akan datang.

Mengingat akan tugas pokok Dinas Sejarah Angkatan Darat adalah melaksanakan kegiatan kesejarahan dalam lingkup kesejarahan Angkatan Darat. Maka diharapkan dengan adanya Bintaljaradam kegiatan sejarah diwilayah kodam akan dapat digali, diteliti, dan dipahami, sebagai penambah ilmu sejarah TNI AD, dan sejarah nasional Indonesia.


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028