Rabu, 16 Oktober 2019 23:09 WIB

DAERAH

Pasca Kerusuhan, TNI Gelar Operasi Teritorial Di Kabupaten Jayawijaya

Beno - jurnalpatrolinews
Pasca Kerusuhan, TNI Gelar Operasi Teritorial Di Kabupaten Jayawijaya Foto : Korem 172/ Praja Wira Yakti menggelar Operasi Teritorial (Opster) tahun 2019 yang menyasar 4 tempat di Kabupaten Jayawijaya

JurnalPatroliNews - Wamena,-- Semakin kondusifnya situasi keamanan di Kabupaten Jayawijaya pasca kerusuhan beberapa waktu lalu, TNI dalam hal ini Korem 172/ Praja Wira Yakti menggelar Operasi Teritorial (Opster) tahun 2019 yang menyasar 4 tempat di Kabupaten Jayawijaya yakni di kampung Yonggime Distrik Pyramid, Kampung Silokarno Doga Distrik Silokarno Doga, Distrik Wamena dan Kampung Wouma Distrik Wouma.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE.,M.Si bertindak selaku inspektur upacara pembukaan Opster tahun 2019 dengan melibatkan di Lapangan Sepak Bola Kimbim, Distrik Asologaima pada Rabu (16/10/2019)

Dalam kesempatannya Bupati Jayawijaya Jhon Ricard Banua mengatakan, Pemda Jayawijaya menyambut baik serta mendukung kegiatan operasi territorial TNI tahun 2019. 

“Kegiatan ini sangat penting, karena dapat mewujudkan komunikasi antara aparat keamanan dengan masyarakat. Sehingga TNI bisa bekerjasama membangun tempat-tempat maupun fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Selain itu, opster ini juga membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di daerah ini”, ungkap Buapti Jayawijaya, Jhon Richard Banua saat membuka kegiatan Opster tahun 2019 di Distrik Asologaima pada, Rabu (16/10/2019) 

Di tempat yang sama, Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf. Jhonatan Binsar Parluhutan Sianipar  menegaskan, opster merupakan instruksi Mabes TNI untuk turut mensejahterakan masyarakat di setiap wilayah. Selain itu, melihat kondisi Kabupaten Jayawijaya Pasca Konflik Sosial, maka perlu adanya sebuah sinergitas antara masyarakat dan aparat keamanan. 

“ Kegiatan ini berdasar instruksi dari Mabes TNI. Kondisi wamena pasca kerusuhan memang membutuhkan kebersamaan antara warga masyarakat. Untuk itu, Opster tahun ini akan membangun secara fisik yaitu pembangunan rumah masyarakat, MCK, gereja dan beberapa perbaikan fasilitas umum lainnya. Dilain hal, pembangunan non fisik terus juga kami lakukan, yakni pembekalan wawasan kebangsaan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Intinya kami tetap bersinergi bersama masyarakat dalam segala hal pembangunan yang positif”, ujar Dandrem 172/PWY, Kolonel Inf. Jhonatan Binsar Parluhutan Sianipar.

Sementara itu, Kepala Suku setempat Alex Doga menilai, pembangunan di wilayah Kabupaten Jayawijaya dirasanya sangat diperlukan, dikarenakan wilayah Pegunungan Tengah belum seluruhnya tersentuh oleh pembangunan. 

Karean itu, Alex Doga mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan Opster di wilayahnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan TNI POLRI tetap sinergi bersama masyarakat untuk bangun-membangun. 

“saya berterima kasih terhadap pemerintah pusat, TNI POLRI dan pemerintah daerah yang akan membangun di distrik assologaima. Kebersamaan antara masyarakat dengan TNI POLRI sangat diperlukan”, katanya.

“Saya sebagai tokoh masyarakat menolak isyu-isu yang saat ini berkembang di Kabupaten Jayawijaya, jangan jadikan masyarakat kecil sebagai korban kepentingan lain. TNI POLRI sudah bersama masyarakat untuk membangun hingga ke pelosok-pelosok demi percepatan pembangunan tanpa membeda-bedakan antar sesama”, harap Alex Doga.

[rri]


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028