Jumat, 10 Mei 2019 21:07 WIB

POLITIK

Pasukan Sorban Pengawal Massa BPN Prabowo, Diejek di Bawaslu

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Pasukan Sorban Pengawal Massa BPN Prabowo, Diejek di Bawaslu Foto : Polisi mengerahkan anggota Brimob bersurban untuk ikut mengawal massa yang akan mendampingi BPN Prabowo-Sandi melaporkan kecurangan di Bawaslu, Jakarta Pusat, 10 Mei 2019. Tempo/Imam Hamdi

Jurnalpatrolinews - Jakarta, Polisi mengerahkan pasukan untuk mengawal ratusan massa Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi atau BPN Prabowo di kantor Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu RI, Jakarta Pusat, hari ini, Jumat, 10 Mei 2019. Pasukan sorban di leher dipadu dengan peci tersebut adalah personil Brimob Polri.

Pasukan sorban berdiri rapi di balik kawat pagar yang berhadapan langsung dengan massa pengunjuk rasa di Gedung Bawaslu RI. Sebagian massa BPN Prabowo, Persaudaraan Alumni 212, GNPF, dan FPI yang hadir di Bawaslu terlihat tidak senang dengan keberadaan anggota Brimob  bersorban yang berjaga. bahkan, ada yang melontarkan kata-kata bernada ejekan.

"Palsu! Polisi pakai baret saja. Jangan pura-pura pakai peci," teriak seoramg pengunjung rasa.

Tak hanya itu, massa BPN Prabowo itu juga mendesak polisi supaya membuka pagar kawat dan membiarkan mereka masuk halaman Bawaslu. "Buka, buka pintunya! Buka, buka pintunya!"

Persaudaraan Alumni 212 menyatakan pengerahan massa tersebut bukan demonstrasi melainkan mendampingi BPN Prabowo-Sandi yang memgadukan kecurangan dalam Pilpres 2019. "Ini bukan demo, tapi mau lapor ke Bawaslu," ujar juru bicara PA 212, Novel Bamukmin, Jumat, 10 Mei 2019.

Rencana melaporkan dugaan kecurangan itu sudah disampaikan oleh BPN Prabowo dalam konferensi pers kemarin, Kamis, 9 Mei 2019. Direktur Relawan BPN, Ferry Juliantono, menuturkan selain ke Bawaslu, laporan juga akan dilayangkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

(tempo)


Berita Terkait
KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -