Selasa, 25 Juni 2019 21:04 WIB

METRO

Pemprov DKI Jakarta Sediakan 9.430 Unit Rusunawa Siap Huni

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Pemprov DKI Jakarta Sediakan 9.430 Unit Rusunawa Siap Huni Foto : Ilustrasi

JurnalPatroliNews Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan 9.430 unit rumah susun sewa (rusunawa) siap huni yang tersebar di 12 lokasi dengan total 42 tower pada tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kelik Indriyanto, mengatakan proses sosialisasi hingga verifikasi pada masyarakat umum dan terprogram atau yang terdampak program pembanguna untuk kepentingan umum, seperti penertiban kota, terkena bencana alam, atau kondisi sejenis, tengah dilakukan oleh para Kepala Unit Pengelola Rumah Susun.

Kemudian, pengundian dan penghunian akan segera dilakukan, paling lambat bulan Agustus 2019.

“Kami harap, unit rusunawa yang kami sediakan dapat menjadi pilihan warga Jakarta mencari tempat tinggal yang layak, nyaman, dan terjangkau,” kata Kelik Indriyanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/6/2019).

Masyarakat yang tertarik menempati unit rusunawa ini, lanjutnya, dapat langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Unit Pengelola Rumah Susun, dengan melampirkan dokumen-dokumen yang lengkap.

“Tinggal bawa dokumen yang lengkap, lalu ajukan permohonan ke kepala rusunawa,” ujar Kelik Indriyanto.

Adapun ketersediaan unit rusunawa terdapat di 12 lokasi yakni Rusunawa Rawa Buaya, Rusunawa Tegal Alur, Rusunawa Nagrak, Rusunawa Semper dan Rusunawa Rorotan.

Kemudian Rusunawa Penggilingan, Rusunawa Pulo Gebang Penggilingan, Rusunawa Rawa Bebek 2, Rusunawa KS Tubun dan Rusunawa Pulo Gebang, Rusunawa BLK Pasar Rebo dan Rusunawa Pengadegan.

"Sebelumnya, sosialisasi telah dilakukan oleh DPRK Provinsi DKI Jakarta, berikutnya akan dilakukan pengundian penempatan unit hunian, yang berlanjut dengan pembuatan Surat Perjanjian Sewa dan serah terima kunci unit hunian," kata Kelik.

Calon penghuni yang sudah lolos verifikasi sebanyak 279 pemohon, sedangkan yang tengah dalam proses verifikasi sebanyak 32 pemohon.

"Untuk diketahui, besaran tarif retribusi pada unit rusunawa juga telah ditetapkan melalui Pergub Nomor 29 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Layanan Perumahan.

Masyarakat yang hendak mengajukan permohonan menempati rusunawa dapat mengisi formulir permohonan dan melampirkan dokumen-dokumen yang ditujukan kepada Kepala UPRS.

Dokumen tersebut yaitu fotokopi KTP, KK, NPWP, telah menikah dibuktikan dengan Surat Nikah atau Akta Nikah, PM1 dari kelurahan setempat yang menerangkan pemohon belum memiliki rumah dan slip gaji /surat keterangan penghasilan bermaterai, pas foto 3x4 sebanyak 4 lembar dan 4x6 sebanyak 1 lembar dan wajib memiliki rekening Bank DKI. (dai)


Baca Juga
KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028