JPNews
Senin, 15 April 2019 20:46 WIB

NASIONAL

Pencoblosan di Luar Negeri Ricuh, KPU Harus Evaluasi Serius

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Pencoblosan di Luar Negeri Ricuh, KPU Harus Evaluasi Serius Foto : Jelang Pilpres, PLN Cek Pasokan Listrik ke KPU

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Komisi Pemilihan Umum dinilai belum sepenuhnya cermat dalam memitigasi persoalan-persoalan terkait pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri. Menurut peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, hal itu merupakan salah satu sebab sejumlah pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri tidak lancar, bahkan hingga ricuh.

"Saya melihat itu (persoalan-persoalan dalam pemungutan suara di luar negeri) sebagai sebuah mitigasi potensi persoalan yang tidak dihitung secara cermat oleh KPU," ujar Fadli usai acara diskusi 'Menelaah Potensi Konflik People Power atau Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi setelah Pemilu Serentak 2019' di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 15 April 2019.

Fadli mencontohkan, penumpukan pemilih yang terlalu banyak, hingga sebagian di antaranya malah tak kebagian waktu untuk memilih, terjadi di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) luar negeri. Selain itu, metode pemungutan suara dengan kotak suara keliling juga dilaporkan tidak bisa secara maksimal membuat para pemilih bisa menyalurkan hak suara mereka di beberapa negara.
 
"Masih ada beberapa problem dalam pemungutan suara pemilu Indonesia di luar negeri," ujar Fadli.
 
(vivanews)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -