Kamis, 17 Oktober 2019 23:53 WIB

NASIONAL

Perkuat Sistem Merit ASN, Kementerian ATR/BPN Siap Menuju Talent Pool

Beno - jurnalpatrolinews
Perkuat Sistem Merit ASN, Kementerian ATR/BPN Siap Menuju Talent Pool Foto : Ist
JurnalPatroliNews -  Perubahan era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 menuntut kesiapan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengelola sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan modern. Penerapan Manajemen talenta ASN melalui penguatan sistem merit sebagai salah satu kebijakan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja untuk menuju talent pool menjadi hal yang penting dan sangat dibutuhkan.
 
Menyadari hal itu, Menteri ATR/Kepala BPN mengeluarkan Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN tentang Tata Cara Seleksi Jabatan Administrasi di Lingkungan Kementerian ATR/BPN. Hal ini bertujuan untuk mendukung reformasi birokrasi dalam tata laksana maupun penataan sumber daya manusia yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
 
“Berdasarkan Kepmen tersebut, hari ini kami mengadakan uji kompetensi bagi calon pejabat administrator yang diikuti oleh 433 orang. Ini sebagai salah satu instrumen untuk mengetahui kesiapan para calon yang akan menduduki jabatan administrator dilihat dari kompetensi dan kinerja,” ujar Dalu Agung Darmawan Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian saat menghadiri Uji Kompetensi Calon Pejabat Administrator, di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Cikeas, Bogor, Rabu (16/10).
 
Senada dengan Dalu Agung Darmawan, Deni Santo Kepala Pusat PPSDM mengatakan bahwa uji kompetensi merupakan salah satu dari rangkaian proses seleksi calon pejabat administrator, di mana pada prosesnya, dimulai dari seleksi administrasi untuk melihat rekam jejak dan profil peserta, setelah dinyatakan lulus, peserta harus mengikuti tahap kedua yaitu uji kompetensi, terakhir penulisan makalah dan wawancara terkait dengan bidang tugas atau visi. Dalam rangkaian ini ASN dituntut untuk memiliki kemampuan literasi digital.
 
“Uji kompetensi melalui tes yang dilakukan secara daring dengan Computer Assisted Test (CAT) ini pertama kali dilakukan dalam menyeleksi pejabat administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN fungsinya untuk mengetahui gambaran potensi individu ASN. Dalam uji kompetensi dibagi dalam tiga soal, yaitu soal psikotes untuk mengukur kemampuan dasar IQ, soal potensi diri untuk mengukur kompetensi dan soft skill seseorang misalnya tanggung jawab, kerja sama, loyalitas, dan terakhir tes substantif,” ucap Deni Santo.
 
Nanti setelah dinyatakan lulus dari rangkaian tes ini, peserta akan masuk dalam talent pool dan kemudian akan diserahkan pada tim penilai kinerja yang terdiri dari Pejabat Tinggi Madya. “Jadi nanti sistemnya seperti ini, misalnya ada jabatan yang kosong membutuhkan 50 orang kemudian yang masuk talent pool 100 orang, maka dari 100 itu akan dipilih 50 orang, nanti setelah itu diserahkan ke Menteri, kalau Menteri ada pilihan lain, akan diajukan dari sisa 50 tadi,” tambah Dalu Agung Darmawan.
 
Dalu Agung Darmawan menambahkan bahwa yang tidak masuk sebagai pejabat, berpeluang masuk dalam _talent pool_ selama satu tahun. Setelah satu tahun tidak terpilih dalam jabatan jenjang administrator akan diuji kembali dan bagi peserta yang belum masuk _talent pool_ atau yang belum mengikuti tes sama sekali, terbuka banyak kesempatan karena akan dilakukan tes secara berkala, tiap 3-6 bulan, sehingga secara bertahap bisa didapatkan ukuran untuk menentukan karir seseorang. 
 
Ke depannya, akan disiapkan instrumen tes yang sifatnya virtual assessment untuk menyeleksi pejabat Eselon IV atau pengawas, dan akan diterapkan tahun ini. Kemungkinan pelaksanaan tesnya secara online dan akan dilaksanakan di masing-masing Kantor Wilayah BPN Provinsi dengan sistem yang disiapkan dari PPSDM.


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028