JPNews
JPNews
Kamis, 08 November 2018 18:45 WIB

KRIMINAL

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Produsen Liquid Vape Narkoba, Ini 22 Mereknya

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Produsen Liquid Vape Narkoba, Ini 22 Mereknya Foto : Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Produsen Liquid Vape Narkoba

JurnalPatrolinews JAKARTA - Polra Metro Jaya membongkar sindikat narkotika yang merupakan produsen cairan rokok elektrik atau liquid vape yang mengandung ekstasi. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, sindikat ini bernama 'Reborn Cartel' yang bermarkas di Jl. Janur Elok VII Blok QH5 No. 12 Kelapa Gading Jakarta Utara.

"Awalnya tim mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa sedang marak perdagangan narkotika jenis liquid vape via sosmed, sehingga tim melakukan pendalaman dengan cara memesan liquid vape dengan pembayaran M-banking tujuan rekening atas nama tersangka ER," kata Argo Yuwono di markas Reborn Cartel, Kamis (8/11).

Dia menjelaskan, operasi ini dilakukan Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sejak 9 Oktober 2018 hingga 2 November 2018. Kemudian, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Puslabfor Polri dan LP Cipinang, untuk melakukan penggeledahan di Kelapa Gading.

Dari hasil penggeledahan ini, polisi berhasil membekuk 18 orang tersangka. Mereka adalah ER, DIL (23 tahun), AR (18), AG, KIM (21), TM (21), SEP (22), BUS (26), DAN (28), BR (21), VIK (20), DW (25), DK (24) dan AD (27).

Sedangkan empat orang lainnya merupakan tahanan BNN, yaitu COK (35 tahun), HAM (20 tahun), VIN (26 tahun) dan TY (28 tahun).

Menurut Argo, TY menjadi dalang sindikat ini, dan mengendalikannya dari tahanan. Dia menjadi inisiator dari proses produksi vape liquid narkotika ini.

“Masih ada satu tersangka berinisial GUN yang masih buron. Polisi masih melakukan pengejaran untuk menangkap GUN,” katanya

Sebanyak 22 jenis liquid yang mengandung methylenedioxy methamphetamine (MDMA) dan Cannabies Sintesas (ganja sintesis) telah beredar luas di 48 kota di Indonesia. Fakta tersebut terungkap setelah 18 orang ditangkap karena memproduksi barang haram itu di perumahan mewah Kelapa Gading, Jakarta Timur.

"Kelompok ini menamai diri Reborn Cartel. Dan telah memproduksi 22 jenis liquid narkoba. Liquid ini telah tersebar di 48 kota di Indonesia," kata Kasubdit Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvijn Simanjutak di Jalan Janur Elok, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Kamis (8/11).

"Yang jadi di TKP kami temukan di antaranya itu ada stiker dan kotak bertuliskan atau merek Cherykush, Traditional Bali Tobaco, Chery dope, Performance Plus Daily, Lemonade Grenade, Ek grizz, Rogz, Golden barong, AlliRog, Exbe, Golden beer, Madness, Rbn Grizzly, ilusionis, Bananakush," sambungnya.

Saat melakukan penggeledahan di markas Reborn Cartel, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah 10 botol kecil merk Illusion berisi cairan liquid vape, helm ojek online, buku tabungan, kartu identitas, alat-alat laboratorium, satu unit mobil Avanza berisi produk siap jual, satu unit mobil BMW Silver, dan satu unit mobil BMW Hitam.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2, juncto pasal 132 ayat 1 Undang Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun. (dai)


KOMENTAR