Jumat, 11 Januari 2019 17:55 WIB

METRO

Polisi Minta Dua DPO Muncikari Artis yang Masih Buron Untuk Serahkan Diri

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Polisi Minta Dua DPO Muncikari Artis yang Masih Buron Untuk Serahkan Diri Foto : Ilustrasi.

JurnalPatroliNews SURABAYA - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera menegaskan, perburuan terhadap dua orang wanita yang diduga sebagai muncikari, jaringan dari ES dan TN, terus dilakukan. Barung pun meminta keduanya yang saat ini masuh daftar pencarian orang (DPO) untuk menyerahkan diri.

"Agar tak menyulitkan proses penyidikan polisi minta pada kedua wanita tersebut agar menyerahkan diri ke Polda Jatim. Kita pasti kita dapatkan, hanya butuh waktu saja untuk penangkapan," ujarnya di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (11/1).

Dia menambahkan, polisi sudah mendeteksi keberadaan kedua orang wanita itu. Hanya saja, mereka juga terdeteksi berpindah-pindah tempat.

" Polisi sudah menelusuri wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Hanya menunggu waktu saja pasti kita dapatkan," tambahnya.

Sebelumnya, polisi menengarai kedua muncikari tersebut terlibat jaringan besar prostitusi artis. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Akhamad Yusep Gunawan, menyebut ada dua muncikari tersebut sedang diburu.

"Ada dua orang yang saat ini sudah kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," ujarnya, Kamis (10/1).

Namun sayang, ia tak menjelaskan siapa dua orang yang dimaksud. Meski tak menyebut nama maupun inisial kedua orang tersebut, namun Yusep menyebutkan jenis kelamin mereka.

"Keduanya wanita. Mereka teridentifikasi dalam jaringan prostitusi dengan muncikari ES dan TN," tambahnya.

Kasus ini bermula ketika Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus prosititusi online yang melibatkan artis ibukota di Surabaya pada Sabtu (5/1). Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang yang terdiri dari artis berinisial VA dan foto model berinisial AS, satu asisten, dan dua muncikari.

Artis VA tersebut diperkirakan mendapat bayaran Rp80 Juta dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Sementara foto model berinisial AS disebut-sebut mendapatkan bayaran Rp25 juta untuk sekali kencan. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka, yakni ES dan TN, yang merupakan muncikari dari VA dan AS. (dai)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -