Rabu, 09 Oktober 2019 23:38 WIB

INTERNASIONAL

Presien Turki, Erdogan Mengumumkan Mulai Operasi Militer di Suriah

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Presien Turki, Erdogan Mengumumkan Mulai Operasi Militer di Suriah Foto : © Reuters / Stringer

Jurnalpatrolinews -Ankara,  Sebelumnya pada hari Rabu, Presiden Turki Erdogan dan Presiden Rusia Putin berbicara di telepon dan sepakat tentang pentingnya memastikan persatuan dan integritas teritorial Suriah dan menghormati kedaulatannya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan dimulainya Operasi Musim Semi Perdamaian di timur laut Suriah.

Erdogan menambahkan bahwa operasi itu ditujukan terhadap Partai Pekerja Kurdistan dan ISIS dan dimaksudkan untuk melindungi integritas wilayah Suriah.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyampaikan di Twitter untuk menjelaskan alasan Operasi Musim Semi Perdamaian di Suriah.

Suriah Bereaksi untuk Memulai Operasi Militer Turki

TV pemerintah Suriah telah mengkonfirmasi bahwa tentara Turki melancarkan operasi di utara negara itu dengan melakukan serangan udara di kota Ras al-Ain. Menurut sebuah pernyataan oleh layanan pers Pasukan Demokratik Suriah, pesawat-pesawat tempur Turki melancarkan serangan udara di daerah-daerah sipil, menyebabkan kepanikan di antara penduduk setempat.

Menurut saluran berita NTV Turki, dua peluru mortir menghantam kota perbatasan Ceylanpinar, tidak ada korban yang dilaporkan. 

Erdogan Berbicara dengan Putin 

Sebelumnya pada hari Rabu, presiden Rusia dan Turki Vladimir Putin dan Recep Tayyip Erdogan berbicara di telepon dan mencatat pentingnya memastikan persatuan dan integritas wilayah Suriah serta menghormati kedaulatannya, kata Kremlin.

Menurut wakil ketua komite urusan luar negeri majelis tinggi Rusia, Vladimir Dzhabarov, Rusia akan menghindari konflik antara Turki dan Suriah. 

"Rusia pasti tidak akan terlibat, ini bukan konflik kami. Angkatan Bersenjata Rusia tidak berada di Suriah untuk tujuan ini, tujuan mereka adalah untuk membantu membebaskan Suriah dari terorisme internasional," kata anggota parlemen itu, seraya menambahkan bahwa pasukan Rusia berada di bagian lain negara, jauh dari tempat operasi Turki sedang terjadi.

Rencana Turki-AS untuk Menciptakan 'Zona Aman' di Suriah

Ankara dan Washington telah lama dalam pembicaraan mengenai penciptaan "zona aman" di Suriah utara tetapi pada September Turki mengatakan bahwa AS menghentikan proses dan mengatakan bahwa mereka akan membangun zona itu sendiri jika diperlukan. 

Awal bulan ini, Turki mengumumkan akan meluncurkan operasi militer di timur laut Suriah untuk mengusir militan Kurdi dari daerah itu dan membangun "zona aman" di wilayah itu untuk menampung para pengungsi Suriah di sana. AS mengatakan tidak akan mendukung operasi Turki dan akan menarik pasukannya dari wilayah yang dikuasai Kurdi. 


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -