Kamis, 12 Desember 2019 08:14 WIB

DAERAH

Program Gelatik, siswa SD di Bali Dapat Kumpulkan Ratusan Kilogram Sampah Plastik

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Program Gelatik, siswa SD di Bali Dapat Kumpulkan Ratusan Kilogram Sampah Plastik Foto : Siswa memperkenalkan tempat sampah berisi roda berbahan sampah plastik kepada pengunjung dalam Festival Inovasi Denpasar 2019 di Aula SMPN 2 Denpasar, Bali, Sabtu (19/10/2019). Kegiatan tersebut untuk menumbuhkembangkan minat para inovator untuk menciptak

JurnalPatroliNews - Gianyar, Bali,--- Siswa SD di Desa Siangan, Gianyar, Bali, dapat mengumpulkan hingga ratusan kilogram sampah plastik dalam sepekan melalui program Gerakan Lawan Sampah Plastik (Gelatik).

Gelatik dilakukan di tiga Sekolah Dasar di Desa Siangan dengan mewajibkan siswa membawa sampah plastik setiap hari Sabtu sejak September 2019.

"Prinsipnya silakan pilah sampah di rumah, yang organik ditampung untuk pupuk, nonorganic dengan residu dan dapat didaur ulang ditampung untuk Sabtu dibawa ke sekolah," kata inisiator

Gelatik, Bhabinkamtibmas Desa Siangan Aiptu I Kadek Sumerta di Gianyar, Bali, Rabu.

Dalam pekan pertama program itu dijalankan, sampah plastik yang terkumpul sebanyak 950 kilogram, pekan kedua sebanyak 700 kilogram, pekan ketiga 600 kilogram dan jumlahnya terus menurun hingga terakhir, pekan lalu, 160 kilogram.

I Kadek Sumerta menuturkan gerakan itu berawal dari seringnya ia menerima keluhan petani setiap musim hujan saluran irigasi hingga lahan persawahan dipenuhi sampah plastik.

Selain itu, video yang beredar tentang wisatawan tidak lagi melihat ikan saat berenang di laut, melainkan sampah plastik.

Namun, I Kadek Sumerta menilai lebih sulit untuk mengajak orang dewasa untuk mengumpulkan sampah plastik sehingga memilih siswa SD sebagai target kegiatan.

Selain sekolah memperoleh manfaat dari penjualan sampah plastik kepada pengepul, orang tua siswa diharapkan lebih sadar pentingnya isu sampah plastik dengan membantu anaknya memilah sampah.

Untuk menanggulangi krisis sampah plastik di Pulau Dewata, sebelumnya telah dikeluarkan Pergub Nomor 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

[ant]


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028