Rabu, 08 April 2020 21:37 WIB

DAERAH

Saat Razia, Polisi Amankan Enam Orang Penyuplai Bahan Makanan Untuk KKB di Mimika

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Saat Razia, Polisi Amankan Enam Orang Penyuplai Bahan Makanan Untuk KKB di Mimika Foto : Ilustrasi

JurnalPatroliNews -Timika- Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata membenarkan pihaknya telah mengamankan enam orang, yang diketahui sebagai penyuplai bahan makanan kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kali Kopi pimpinan Hengky Wamang, pada Selasa 7 April 2020 ketika petugas kepolisian melakukan razia.

Ia menerangkan, razia kepolisian tersebut dilaksanakan di simpang empat Polsek Kuala Kencana dengan sasaran senjata tajam, minuman keras, serta barang-barang lainnya yang bukan peruntukkannya. Pada saat razia ditemukan kendaraan yang berisi enam orang dan membawa sembako hendak menuju ke arah Distrik Iwaka. Karena merasa curiga, petugas kemudian menahan kendaraan lalu melakukan interogasi awal terhadap enam orang tersebut.

"Dari hasil interogasi awal di Polsek Kuala Kencana, dicurigai bama (bahan makanan) yang dibawa tersebut akan disalurkan kepada KKB. Oleh karena itu ke 6 orang tersebut dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan," terang Kapolres kepada wartawan di Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (8/4/2020).

Selanjutnya, dari hasil interogasi di Polres Mimika, diketahui bahwa Hengky Wamang yang juga sebagai petinggi KKB Kali Kopi meminta tolong saudara perempuannya membelikan bahan makanan di Pasar Lama, Jalan Bhayangkara Timika. Kemudian, bahan makanan tersebut di antar Yohanis Wamang menggunakan mobil menuju jembatan tempat galian C Distrik Iwaka. Nantinya, bahan makanan akan diambil oleh pasukan utusan Hengky Wamang ditempat tertentu.

Bahkan, kata Kapolres, pengakuan salah satu dari enam orang yang diamankan, selain menyuplai bahan makanan, juga pernah menyuplai amunisi untuk kelompok Hengky Wamang.

"Mama Ema (Ema Netkime) mengakui bahwa dirinya telah beberapa kali mengirim bama dan amunisi untuk Hengky Wamang. Sebanyak kurang lebih 35 butir dari tahun 2016 sampai dengan 2017. Dan terkait hal itu, Polres Mimika akan mengusut tuntas sumber amunisi tersebut," katanya.

Orang-orang yang diamankan tersebut adalah Yohanis Wamang, Roni Wamang, Ema Netkime, Nangain Magai, Emarain Marai dan Imelda Magai (Anak dari Nangain Magai), beserta bahan makanan yang akan disuplai ke KKB, seperti beras, supermi, gula, kopi dan bumbu dapur.

Mama Ema atau Ema Natkime diketahui merupakan aktivis hak asasi manusia (HAM) yang vokal menyuarakan tindak kekerasan terhadap orang Papua. Yang bersangkutan juga diketahui merupakan salah satu pendiri Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) di Timika bersama dengan mama Yosepha Alomang.

“Keenam orang tersebut dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Mimika, dan barang bukti berupa bahan makan diamankan di Polres Mimika demi kepentingan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.

Dari hasil penyelidikan sementara, saat ini juga Polres Mimika telah mengantongi beberapa nama yang juga dicurigai melakukan kegiatan mendukung KBB Kali Kopi dan Tembagapura. Seperti misalnya menyuplai bahan makanan, uang dan juga amunisi.

"Akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut jika masih melakukan," pungkasnya.

(*/lk/ant)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028