Minggu, 15 September 2019 19:49 WIB

BISNIS

Sejumlah Massa Akan Kepung Menara Astra Terkait Mafia Kartel

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Sejumlah Massa Akan Kepung Menara Astra Terkait Mafia Kartel Foto : hanter

Jurnalpatrolinews - Jakarta,  Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Gerakan Lawan Mafia Kartel (GL-MK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di area Car Free Day (CFD), Jakarta, Minggu (15/9/2019). Dalam aksinya mereka membagikan seribu bunga mawar dan mengajak peserta CFD khususnya konsumen Honda untuk memberikan dukungannya mengusut tuntas kasus kartel harga motor yang dilakukan oleh Astra Honda Motor, perusahaan Astra Grup.

Mereka pun berencana akan melakukan aksi kepung Menara Astra di Jl Sudirman, Jakarta, Senin besok (16/9/2019).

"Alhamdulillah, masyarakat banyak sudah memberikan dukungannya atas apa yang kami lakukan. Dan Senin, kami akan duduki Menara Astra untuk menyampaikan keluhan masyarakat," tegas Korlap aksi Arif.

Dia menyatakan bahwa kartel harga motor ini terjadi pada produk sepeda motor skuter matik 110-125 cc. Praktik kartel itu mengakibatkan harga jual ke konsumen melambung tinggi. Konsumen pun dirugikan.

"KPPU sudah memutuskan, Honda Motor dan Yamaha Motor melanggar Undang Undang nomor 5 pasal 5 tahun 1999 tentang penetapan harga" ujar Arif lagi.

Arif juga menjelaskan bahwa keputusan KPPU tersebut sudah diperkuat oleh Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM). MA menguatkan vonis sebelumnya, yaitu Yamaha-Honda melakukan praktik kartel sehingga merugikan masyarakat. Yamaha dihukum denda Rp 25 miliar, sedangkan Honda dihukum Rp 22,5 miliar.

Aksi mahasiswa di CFD ini mengajukan sejumlah tuntutan. Pertama, AHM harus segera meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya konsumen atas permainan kartel. Kedua, turunkan harga motor yg diproduksi oleh AHM, jangan jadikan masyarakat sebagai korban atas persekonglolan AHM dan YIMM.

Ketiga, beri ruang demokrasi kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum tanpa adanya intervensi dan represif terhadap masyarakat yg menyampaikan aspirasi. Keempat, bayar denda untuk sangsi kasus kartel motor AHM dan kembalilan uang konsumen sekarang juga. Dan terakhir para mahasiswa mengajak masyarakat untuk melawan kelompok kartel yang ingin menguras ekonomi rakyat Indonesia jangan beri ruang kejayaan para mafia kartel.

"Sekali lagi, kami tekankan bahwa besok Senin kami akan datangi Menara Astra. Kami akan mengajak massa lebih besar, mahasiswa, pelajar, driver ojeg online, dan komponen masyarakat lain yang sudah menjadi korban kartel harga motor Honda dan Yamaha." pungkasnya.  (hanter)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -