Rabu, 26 Juni 2019 16:28 WIB

BISNIS

Sepanjang 2018, Pendapatan Usaha BEI Meningkat Jadi Rp1,35 Triliun

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Sepanjang 2018, Pendapatan Usaha BEI Meningkat Jadi Rp1,35 Triliun Foto : Ilustrasi.

JurnalPatroliNews JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pendapatan sebesar Rp1,35 triliun pada tahun 2018, atau meningkat 12,6% dari 2017 yakni Rp1,20 triliun.

Secara keseluruhan, jumlah total pendapatan perusahaan sebesar Rp1,53 triliun atau meningkat 5,74% dari tahun 2017 yakni Rp1,45 triliun.

Sementara itu, jumlah beban di tahun 2018 sebesar Rp1,26 triliun atau meningkat 12,33% dari tahun 2017.

"Kenaikan beban ini dipengaruhi oleh kenaikan biaya penyusutan, seiring adanya Pembaruan Sistem Perdagangan dan Data Centre baru," ujar Direktur Utama BEI Inarno Djajadi di Jakarta, Rabu(26/6/2019).

Meskipun demikian, perusahaan tetap berhasil melakukan efektivitas penggunaan anggaran sehingga perusahaan masih mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp265 miliar di 2018.

Selain itu total aset BEI tercatat mencapai Rp6,8 triliun atau mengalami penurunan 18% dari tahun 2017,dipengaruhi oleh adanya penurunan piutang penyelesaian transaksi bursa sebesar 44,81%.

"Total liabilitas sebesar Rp2,9 triliun atau turun 38%, dimana komponen utama penurunan berasal dari liabilitas penyelesaian transaksi bursa. Sementara total ekuitas perusahaan sebesar Rp3,8 triliun atau mengalami kenaikan 7,5% dibandingkan tahun sebelumnya," lanjut Inarno.

Selain berhasil mengimplementasikan program-program strategis BEI di tahun 2018, BEI juga berhasil meraih beberapa penghargaan di antaranya The Best Emerging Islamic Capital Market of The Year 2018, The Best Supporting Institution of The Year, Sertifikasi ISO 22301:2012 terkait Business Continuity Management System, dan sebagai Best Companies to Work For in Asia dalam tiga tahun berturut-turut yakni di tahun 2017, 2018, dan 2019.

Di samping itu, BEI mencatat adanya penurunan pada nilai aset sebesar 18% menjadi Rp6,8 triliun. Penurunan tersebut dipengaruhi adanya penurunan piutang penyelesaian transaksi bursa sebesar 44,81%.

Sementara, total kewajiban Perusahaan (liabilitas) sebesar Rp2,9 triliun atau turun 38% dengan komponen utama penurunan berasal dari liabilitas penyelesaian transaksi Bursa.

Terakhir, total ekuitas Perusahaan sebesar Rp3,8 triliun atau mengalami kenaikan 7,5% dibandingkan tahun sebelumnya. (dai)

 


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028