Jumat, 15 Februari 2019 18:11 WIB

METRO

Soal Binatang Misterius di Pesawat, Berikut Klarifikasi Pihak Lion Air Penerbangan JT-293

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Soal Binatang Misterius di Pesawat,  Berikut Klarifikasi  Pihak Lion Air Penerbangan JT-293 Foto : Istimewa
JurnalPatroliNews - Jakarta - Binatang di pesawat Lion Air JT-293 Rute Pekanbaru ke Soekarno-Hatta, Tangerang masih menjadi tanda tanya. Wujudnya terekam dalam video namun belum ditemukan. Penumpang menyebutnya Kalajengking sementara manajemen Lion Air menyebut menyerupai laba-laba. Lion Air tetap mengambil tindakan untuk memastikan upaya keselamatan.
 
"Dalam upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, hari ini pesawat menjalani penanganan tepat sasaran guna membasmi serangan binatang secara efektif serta mencegah terjadinya potensi lain yang dibawa oleh binatang," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Jumat (15/2).
 
Danang mengatakan, Lion Air telah meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu.
 
Berikut pernyataan lengkap Lion Air mengenai adanya keluhan penumpang soal binatang dalam pesawat:
 
Penjelasan Operasional Lion Air Penerbangan JT-293 Rute Pekanbaru ke Soekarno-Hatta, Tangerang
 
Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan klarifikasi terkait layanan nomor penerbangan JT-293 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK), bahwa operasional telah dijalankan sesuai standar prosedur (SOP).
 
Penerbangan Lion Air JT-293 pada (14/ 02) dipersiapkan secara baik. Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPK sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).
 
Berdasarkan data catatan perawatan terjadwal pesawat registrasi PK-LPK, Lion Air sudah melaksanakan pengendalian hama dan binatang berupa fumigasi pada 19 Oktober 2018 dan pest control pada 6 Februari 2019.
 
Terkait dengan laporan salah satu penumpang yang menyebutkan adanya satu binatang berjenis kalajengking di bagasi kabin (head rack) sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta serta perkembangan berita, atas hal ini masih dilakukan penyelidikan intens dan lebih lanjut.
 
Dari hasil pengamatan menurut video ataupun gambar yang berkembang, binatang dimaksud menyerupai seekor laba-laba.
 
Petugas layanan darat (ground handling) dan teknisi segera menjalankan penanganan mendalam serta menyeluruh pada pesawat setelah penumpang maupun kargo selesai diturunkan, namun tidak ditemukan binatang tersebut.
 
(*luk)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028