Kamis, 14 November 2019 15:22 WIB

INTERNASIONAL

TNI AD Gelar ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019 di Cipatat KBB

Beno - jurnalpatrolinews
TNI AD Gelar ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019 di Cipatat KBB Foto : Persiapan ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019 di Pusdikif Cipatat, KBB. Insert: Kontingen salah satu peserta AARM 2019 melaksanakan upacara bendera. Foto-foto/Dispenad

JurnalPatrolinews - BANDUNG - Untuk kelima kalinya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mendapat kepercayaan menggelar perhelatan lomba menembak Angkatan Darat se-ASEAN.

Pada penyelenggaraan ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019, TNI AD kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Lomba menembak antarprajurit Angkatan Daerat se-ASEAN terseut berlangsung di Lapangan Tembak Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Kodiklatad, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Kodiklatad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengatakan, TNI AD telah ikut serta dalam Lomba Menembak Angkatan Darat se-ASEAN sejak 1991. "Sejak ikut serta pada 1991, kontingen TNI AD telah 13 kali menjadi juara umum pada lomba tembak tahunan ini," kata Teguh, Kamis (14/11/2019).

Danpussenif Kodiklatad Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dipercaya sebagai ketua penyelenggara eksibisi lomba menembak yang melibatkan atlet menembak yang diikuti oleh Angkatan Darat dari 10 negara ASEAN tersebut.

“Mulai hari Kamis (14/11/2019) ini beberapa kontingen sudah ada yang datang, dan akan tiba secara bergelombang secara keseluruhan hingga lengkap 10 negara peserta. Penyambutan telah kami siapkan termasuk proses registrasi peserta dari keimigrasian hingga pengecekan personel, materiil maupun perlengkapan lomba lainnya," kata Teguh.

Danpussenif mengemukakan, rangkaian pelaksanaan AARM 29/2019 ini berlangsung selama dua pekan, dimulai dari 14 sampai 27 November 2019. “Total jumlah peserta lomba AARM 29/2019 sebanyak 330 personel Angkatan Darat dari 10 negara ASEAN yang terdiri atas atlet dan ofisial," ujar dia.

Pada lomba tembak AARM ke-29 tahun 2019, tutur Teguh, akan memperlombakan beberapa materi, meliputi menembak Pistol Putra dan Putri, Senjata Otomatis (SO), Karaben, dan Senapan.

Teguh menuturkan, sesuai tema AARM 29/2019 ini, "Together We Can", format lomba AARM yang pada tahun sebelumnya bersifat lomba antarnegara/kontingen, kali ini dibuat berbeda. Yaitu, bersifat eksibisi menjadi empat tim A, B, C, dan D. Masing-masing tim terdiri dari gabungan 10 negara peserta.

“Sesuai arahan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, perubahan AARM kali ini tidak lagi kompetisi tim antar negara-negara ASEAN, melainkan eksibisi kemahiran dan kerja sama tim dalam menembak. AARM 29/2019 kali ini lebih pada mencari bentuk kerja sama tim gabungan 10 negara ASEAN yang dibagi dalam empat tim," tutur Danpussenif.

Format baru pada AARM 29/2019 yang pertama kali dilaksanakan, mendapat apresiasi dari seluruh Kasad negara ASEAN yang mengedepankan kebersamaan. Perubahan format pada lomba AARM 29/2019 bertujuan tidak hanya membawa nuansa baru dalam kompetisi, tetapi juga memacu semangat kerja sama guna mempererat jalinan persaudaraan sesama anggota ASEAN.

Rencana lomba tembak AARM 29/2019 akan dibuka oleh Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman pada tanggal 20 November 2019 dan seusai pembukaan akan dilaksanakan novelty shoot oleh para Wakasad masing-masing negara peserta.

Penutupan lomba pada 26 November 2019 oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat kesepuluh Negara ASEAN

Beberapa waktu lalu, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman meninjau dan melakukan pengecekan kesiapan sarana dan fasilitas yang akan digunakan untuk gelaran lomba tembak AARM 29/2019.

Pada kesempatan tersebut, Wakasad menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba tembak AARM 29/2019 merupakan suatu kehormatan bagi TNI AD sekaligus membawa harga diri dan martabat bangsa Indonesia.

TNI AD Gelar ASEAN Armies Rifle Meet 29/2019 di Cipatat KBB

Sementara itu, Kasubdispenmedtak Dispenad Kolonel Inf Paiman Lomba mengatakan, lomba tembak AARM 29/2019 pertama kali dilaksanakan di Pusdikif Cipatat. Pada AARM sebelumnya di Indonesia dilaksanakan di Lapangan Tembak Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong.

"Selain sarana pendukung bagi peserta lomba, panitia juga menyiapkan berbagai sarana dan fasilitas lain bagi awak media yang meliput kegiatan tersebut. Panitia menyediakan media center untuk jumpa pers dan aktivitas awak media selama peliputan lomba serta akan digelar bazar untuk masyarakat umum," kata Paiman.

[sindo]


Baca Juga
KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028