Rabu, 12 Juni 2019 15:53 WIB

NASIONAL

Tunggu Hasil Dewan Pers, Bareskrim Polri Tolak Laporan Eks Komandan Tim Mawar

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Tunggu Hasil Dewan Pers, Bareskrim Polri Tolak Laporan Eks Komandan Tim Mawar Foto : Mantan Komandan Tim Mawar Kopassus TNI AD Mayjen Purnawirawan Chairawan.

JurnalPatroliNews JAKARTA - Bareskrim Polri menolak laporan Mantan Komandan Tim Mawar Kopassus TNI AD Mayjen Purnawirawan Chairawan atas pemberitaan Majalah Tempo. Sebab laporan yang sama juga sebelumnya sudah dilayangkan ke Dewan Pers.

"Ada lah laporan kami belum diterima karena menunggu hasil dari Dewan Pers," tutur Kuasa Hukum Chairawan, Herdiansyah di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Menurut Herdiansyah, pada akhirnya pihaknya masih dalam tahap diskusi dan konsultasi dengan ke polisian atas laporan tersebut. Hal itu juga menjadi acuan dalam menentukan unsur pidana atas pemberitaan Majalah Tempo.

"Beliau (Chairawan) merasa difitnah. Nanti unsur pidananya apa, tapi nanti ke depan. Kita tunggu hasil Dewan Pers dulu hari Selasa depan," jelas Herdiasnyah.

Sebelum ke Bareskrim, Chairawan memang menempuh jalur Dewan Pers untuk memprotes pemberitaan majalah Tempo. Konten yang diadukan Chairawan adalah pemberitaan majalah Tempo Edisi 10 Juni 2019 yang mengangkat cover utama tentang 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah'. Chairawan merasa dirugikan oleh pemberitaan itu.

Wakil Ketua Dewan Pers Hendri Bangun, yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut, menyatakan pihaknya akan mendalami aduan pengacara Chairawan tersebut.

"Ini yang kami cek apakah berita itu ke arah sana. Kita punya analis yang mengecek satu per satu kalimat demi kalimat," tutur Hendri.

Sementara itu, majalah Tempo pun siap mengikuti mekanisme Dewan Pers terkait aduan tersebut.

"Prinsipnya, kami terbuka terhadap pelaporan. Karena UU mengatur setiap sengketa antara narasumber dengan media itu akan dimediasikan oleh Dewan Pers. Jadi sudah benar kalau pengadu pergi ke Dewan Pers. Nanti dalam selanjutnya kami mengikuti proses yang akan ditetapkan oleh Dewan Pers. Biasanya akan ada mediasi, dipertemukan dan seterusnya begitu. Itu yang dari Dewan Pers," ujar Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli, Selasa (11/6).

Pria yang akrab disapa Azul itu mengatakan pihaknya terbuka atas pelaporan yang ditujukan kepada majalah Tempo. Namun dia menegaskan majalah Tempo selalu berupaya memegang teguh kaidah-kaidah jurnalistik dalam setiap pemberitaannya.

"Tapi tentu saja dalam bekerja jurnalistik kami memegang teguh kaidah-kaidah jurnalistik. Check and recheck, cover both side, konfirmasi kepada narasumber dan hal-hal prinsip seperti itu. Jadi silakan saja Dewan Pers yang akan mengeksaminasi kita, apakah sesuai dengan (kaidah jurnalistik) apa tidak. Tapi kami sudah bekerja semaksimal mungkin yang bisa kami lakukan," tutur Azul. (dai)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : -
Media Partner : -
Iklan : -